Apa itu Pil Dextro?

Apa itu Pil Dextro?

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Setelah keberhasilan polisi menangkap Bandar pil dextro, kini masyarakat pun bertanya – tanya apa itu pil Dextro dan sejauh apa berbahayanya? Menjawab pertanyaan itu Kapolres Blora melalui Kasat Resnarkoba Polres Blora AKP Soeparlan menjelaskan kepada isknews.com.

foto : Barang bukti pil Dextro yang berhasil diamankan polisi dari rumah tersangka.(Dok.Isknews.com)

Soeparlan menjelaskan Dextro merupakan obat batuk yang akan bereaksi dalam waktu 30 menit setelah diminum, zat kimia ini bekerja pada susunan saraf pusat. Sayang, kandungan ini disalahgunakan beberapa orang untuk ‘fly’.

TRENDING :  Dengarkan Suara Hati Anak, Awal Bantu Mereka Tumbuh Sehat Dan Aman Dari Narkoba

“Penggunaan Dextro dalam dosis berlebih akan menimbulkan kerusakan permanen pada susunan saraf pusat manusia. Kerusakan tersebut berakibat pada pelemahan koordinasi mental dan motorik yang disertai dengan kecanduan, oleh sebab itu obat ini termasuk kategori berbahaya” tukasnya.

Soeparlan mengungkap, sama halnya dengan narkotika lainnya, yang pada dasarnya merupakan salah satu dari obat – obatan medis, namun dalam dosis tertentu yang penggunaannya melebihi kadar dosis yang dibutuhkan tubuh maka akan berdampak berbahaya dan mematikan.

TRENDING :  Pencairan Dana Desa Berdasarkan Skala Prioritas

“Setelah kami ambil keterangan dari pelaku, peredaran pil ini sebagian besar menyasar kepada pelajar dan remaja, oleh sebab itu kami perlu kepedulian orang tua untuk mengawasi,” kata Soeparlan.

Sebelumnya, Tim Cobra Satnarkoba Polres Blora berhasil mengamankan 1232 buah pil dari tangan pelaku yang diketahu bernama Ikhwan Zakaria alias Iping (23) warga Kelurahan Beran RT 02/ RW 05 Kecamatan Blora kota. Dari keterangan pelaku, barang tersebut di dapat pelaku dari rekannya yang kini juga tengah menjadi Target Operasi (TO) polisi. Pelaku dijanjikan uang yang cukup menggiurkan apabila berhasil menjual habis obat itu.

TRENDING :  Perbaikan Jalan Provinsi Masuk Lelang

“Motif dari pelaku untuk mengedarkan obat ini adalah ekonomi yang dijanjikan rekannya,” tukas Soeparlan. (**)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*