Apoteker Harus Miliki Tiga Tata Nilai

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Ketua Umum Pengurus Daerah (PD) IAI Jawa Tengah Jamaludin Al J Efendi menyampaikan, seorang apoteker harus memiliki tiga prinsip atau tata nilai. Tiga tata nilai yang dimaksud adalah kebersamaan, adil, dan memberikan kemudahan pelayanan bagi anggotanya.

“Untuk membangun sebuah organisasi, termasuk Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) harus memenuhi tiga prinsip itu,” tandasnya seusai melantik Pengurus Cabang (PC) IAIĀ Kudus periode 2018-2022 di Hotel Griptha, Kudus belum lama ini.

Susunan kepengurusan yang baru ini, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor: Kep.032/PD-IAI/Jawa Tengah/XI/2018 yang ditanda tangani Jamaludin Al J Efendi selaku Ketua Umum PD IAI Jawa Tengah dan Rosid Sujono selaku Sekretaris Umum di Semarang 22 November 2018.

TRENDING :  Hindari Penyakit Ginjal Dengan Pola Makan dan Hidup Sehat

Dalam kepengurusan baru tersebut, Sholihul Umam ditunjuk sebagai Ketua Umum PC IAI Kabupaten Kudus. Kemudian Ketua I Gendis Purno Y dan Ketua II Joko Apriyanto. Pada hari yang sama juga dilantik PC IAI Kabupaten Pati denganĀ Ketua Umum Teguh Is Winarno dan PC IAI Kabupaten Grobogan dengan Ketua Umum Ahmad Irfan Rosyadi.

Jamaludin menjelaskan, sikap saling tolong menolong dan kebersamaan yang dimaksud dalam tiga tata nilai harus diterapkan di dalam kepengurusan organisasi PC IAI Kudus. Karena itu merupakan modal utama dalam sebuah organisasi.

“Tata nilai kedua yakni semua pengurus dan anggota ikatan apoteker, harus bersikap adil dalam membuat suatu keputusan, tidak pilih kasih dan menghindari sikap diskriminatif antar sejawat,” tukasnya.

TRENDING :  Waspada Stroke Usia Muda, Ini Sebabnya

Sedangkan tata nilai ketiga adalah dapat memberikan kemudahan pelayanan kepada seluruh anggotanya. Ketiga prinsip dalam mengelola organisasi apoteker ini, diharapkan bisa diterapkan di Kudus. Dan mampu menggerakkan potensi, serta membangun karakter kefarmasian.

Pengurus yang baru juga harus bisa membangun komunikasi yang baik kepada seluruh stakeholder dan organisasi lainnya. Sehingga mampu memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.

Tidak hanya itu Jamaludin juga berharap organisasi apoteker di Kudus bisa memberikan kontribusi yang positif kepada pemerintah. Salah satunya mampu merealisasikan dan mengimplementasikan seluruh program yang digagas pemerintah di bidang kesehatan.

TRENDING :  Penderita Gagal Ginjal Harus Lakukan Diet

“Maka apoteker harus berinovasi, agar bisa merealisaikan dan mengimplementasikan program tersebut,” tambahnya.

Pihaknya juga menargetkan kepada PC IAI Kudus yang baru dilantik, selama masa kepengurusannya bisa mewujudkan apoteker yang profesional di Kudus. Untuk memenuhi penilaian itu, harus memenuhi dua aspek. Pertama apoteker bisa mempraktekkan keilmuannya secara bertanggung jawab.

Kedua, apoteker mampu meningkatkan kualitas dan potensi, serta menjadikan apoteker lebih sejahtera. Dan ini yang harus lebih diperhatikan oleh pengurus yang baru. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :