April 2018 Kudus Alami Inflasi 0,01 Persen, Ini Penyebabnya

oleh
Foto: istimewa (BPS/Aris Sofiyanto)

Kudus, ISKNEWS.COMBadan Pusat Statistik (BPS) Kudus mencatat, Kota Kretek mengalami inflasi 0,01 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 138,91 pada April 2018. Data tersebut lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,06 persen dengan IHK 138,90.

“Beberapa hari menjelang Bulan Ramadhan 1439H, banyak harga kebutuhan yang mengalami kenaikan, sehingga menyebabkan terjadinya inflasi 0,01 persen,” kata Ketua BPS Kudus Sapto Harjuli Wahyu melalui Hasbi Iqbal, Kasub tata usaha BPS Kudus, saat ditemui ISKNEWS.COM di pertemuan yang di Hotel Griptha Kudus, Rabu (2-5-2018).

TRENDING :  Los Pasar Brayung Mulai Ditempati Pedagang

Dikatakan Hasbi, komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya inflasi adalah bawang merah, bensin, telur ayam ras, bandeng dan daging ayam ras.

Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya deflasi adalah beras, bawang putih, kentang, tomat, sayur, dan jeruk.

Inflasi, lanjutnya, terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks beberapa kelompok pengeluaran. Diantaranya terjadi pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,10 persen). Kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar (0,55 persen). Kelompok sandang (0,41 persen). Kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga (0,02 persen). Lalu kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan (0,41 persen).

TRENDING :  Tujuh Pospam Disiagakan Dalam Operasi Ketupat Candi 2018

“Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks yakni kelompok bahan makanan sebesar 0,46 persen,” papar Hasbi.

Secara Nasional pada bulan ini mengalami inflasi sebesar 0,10 persen dengan IHK132,71.
Deflasi di Jawa Tengah terjadi di tiga kota SBH, sedangkan tiga kota SBH yang lain mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Cilacap sebesar 0,11 persen dengan IHK sebesar 135,43 diikuti Surakarta 0,02 persen dengan iHK sebesar 127, 73 dan Tegal 0,01 dengan lHK sebesar 128,61.

Sedangkan inflasi tertinggi terjadi di Kota Purwokerto sebesar 0,06 persen dengan IHK sebesar 129,27 diikuti Kota Semarang sebesar 0,02 persen dengan IHK 130,74 dan Kota Kudus sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 138,91.

TRENDING :  Keunikan Dari Makam Mbah Mudzakir

Kemudian, Laju inflasi berdasarkan tahun kalender sebesar 1,64 persen, sedangkan laju inflasi “year on year” (April 2018 terhadap April 2017) sebesar 3,49 persen. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :