Asap Mesin Bengkel Terpapar Masuk Ruang Kelas, Siswa SD Mlati Kidul 2 Berhamburan Keluar

oleh
Bhabinkamtibmas Mlati Kidul Aipda Yuliyanto, saat memberitahukan kepada pemilik bengkal Sahid, bahwa asap gas buang mesin kerjanya memapar di ruang kelas SD di sebelahnya (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com- Sejumlah siswa di tiga ruang kelas SD Mlati Kidul 2 Kecamatan Kota, Kudus, terpaksa di minta keluar ruangan oleh guru-guru mereka pagi tadi, penyebabnya adalah beberapa siswa mengalami sesak napas dan batuk-batuk akibat terpapar emisi gas buang dari mesin diesel sebuah bengkel yang lokasinya tepat di samping sebelah selatan ruang kelas SD tersebut.

Sebanyak hampir seratusan siswa yang sedang mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pagi itupun berbondong-bondong keluar ruangan kelas agar dapat menghirup udara segar di ruang terbuka halaman sekolah.

TRENDING :  Ciptakan Iklim Investasi Kondusif, Pemkab Kudus Gelar Business Forum

Setelah kejadian tersebut seorang guru segera berinisiatif melaporkan kepada ketua LPMK Mlati Kidul yang kediamannya tak jauh dari sekolah tersebut, sedangkan Kantor Kelurahan sedang dalam posisi libur.

Menurut Kepala Sekolah SD Mlati Kidul 2, Suwoyo,  pihaknya terpaksa harus menghentikan KBM karena sejumlah siswanya mengalami batuk-batuk dan sesak napas.

“Yang berhamburan keluar itu siswa kelas 1, 2 dan 3 karena ruangannya paling dekat dengan pipa gas buang milik bengkel,” terangnya, Sabtu, (09/02/2019).

Lalu pihak sekolah segera menghubungi tokoh warga untuk memberiahukan kepada pemilik bengkel bubut yang ada di samping sekolah itu.

TRENDING :  Pengajian Umum di Getassrabi, Abdul Mu'ti Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan

Menurutnya, sebelumnya kejadian seperti ini sudah sering  asap gas buang dari usaha tersebut yang memapar di dalam ruang kelas.

“Namun kejadian ini yang terparah, kami juga sudah memeberitahukan keluhan ini pada pak Lurah dan saya dengar sudah pernah pemilik bengkel  ini di tegur baik lesan maupun surat,” jelas Suwoyo sambil menunjukkan lokasi dan akses masuknya asap ke ruang kelas.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Mlati Kidul, Aipda Yuliyanto,  yang sempat ditemui media ini usai menyambangi lokasi, dirinya mengaku  sudah memberitahukan kondisi tersebut kepada pemilik bengkel.

TRENDING :  Jumlah Penduduk Kabupaten Kudus Saat Ini
Kepala Sekolah SD Mlati Kidul 2, Suwoyo, saat menunjukkan ruang kelas yang terpapar asap gas buang sebuah bengkel yang tak jauh dari tempatnya mengajar (Foto: YM)

“Ini tadi saya langsung menindaklanjuti dan memberitahu Pak Sahid pemilik bengkel begitu mengetahui informasi tersebut,  dan saya ceritakan bahwa asapgas buang di bengkelnya terpapar hingga masuk ruang kelas sekolah,” kata Yuliyanto.

Sahid sendiri kepada Bhabinkamtibmas mengakui kalau kondisi mesin bengkelnya sedang ada kerusakan.

“Kepada kami dia berjanji akan segera memperbaiki kondisi mesin kerja bengkelnya secepatnya, agar tidak mengganggu ketenangan anak-anak siswa SD ini,”  tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :