Aset Terus Meningkat, PD BPR BKK Lasem Diminta Kawal UMKM

Aset Terus Meningkat, PD BPR BKK Lasem Diminta Kawal UMKM

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang ) – Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Rembang, PD BPR BKK Lasem terus menunjukkan grafik yang bagus. Aset dari tahun ke tahun semakin meningkat bahkan menjadi BKK di urutan ketiga sebagai pemilik aset terbesar dari 33 BPR BKK se Jawa Tengah.

Hal tersebut terungkap saat acara undian Tamades di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Dasun kecamatan Lasem, Minggu (23/10/2017) malam.

Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz yang hadir dalam kegiatan itu sangat mengapresiasi kemajuan yang terus ditunjukkan manajemen BKK Lasem. Iapun memiliki harapan besar suatu saat asetnya menembus angka triliunan.

Hal itu dinilai rasional seiring dengan banyaknya investasi yang masuk ke kota gram ini. Industri padat karya di kabupaten Rembang akan mampu menyerap banyak tenaga kerja hingga belasan ribu tenaga kerja.

TRENDING :  Diagnosis Tifus

Lebih lanjut Bupati juga mengungkapkan di tahun ini pertumbuhan ekonomi di kabupaten Rembang menurun setelah beberapa tahun terus meningkat,tahun 2016 sebesar 5,49 %, kemudian tahun 2017 ini menjadi 5,2 %. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih merata tahun depan, Ia meminta PD. BPR BKK Lasem lebih memperhatikan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Saya minta PD. BPR BKK Lasem  mengawal UMKM, biar pertumbuhan ekonomi merata. Percuma saja ada pertumbuhan ekonomi, kalau hanya dinikmati segelintir orang atau perusahaan. Saya berharap kenapa UMKM harus kita kawal karena saya ingin pertumbuhan ekonomi di Rembang ini merata dan merata, “ ungkapnya.

TRENDING :  Dinas Koperasi Gelar Bazar, Dalam Rangka Peringati Hari Koperasi ke 70

Sementara itu Direktur Utama PD. BPR BKK Lasem, Soetardjo menyebutkan aset tahun 2012 lalu sebesar Rp 273,4 Miliar angka terus meningkat hingga tahun 2016 yang mencapai Rp 496,8 Miliar, sehingga terjadi peningkatan 81,7 %. Begitupun dari sisi simpanan tabungan dan deposito yang memperlihatkan kepercayaan masyarakat kepada BKK Lasem semakin tinggi.

“Simpanan tabungan dan deposito bulan Desember 2012 Rp 214,3 Miliar, sementara Desember 2016 sudah Rp 425,8 Miliar. Untuk kredit yang kami salurkan, bulan Desember 2012 Rp 205 M, kemudian melonjak pada bulan Desember 2016 hingga Rp 383 Miliar lebih, “ jelasnya.

Pihaknya juga menyetorkan deviden atau keuntungan sebagai pendapatan asli daerah (PAD), antara tahun 2009 sampai 2016, totalnya Rp 40,3 Miliar. Dana tersebut masing – masing dibagi kepada PAD provinsi Jawa Tengah Rp 27,3 Miliar, sedangkan PAD kabupaten Rembang Rp 13 Miliar lebih.

TRENDING :  Omset Menggembirakan , Rembang Ekspo Pematik Pelaku Usaha

Bupati, Wakil Bupati Bayu Andriyanto, Sekda Subakti secara bergantian menyerahkan secara simbolis bantuan bedah rumah kepada 10 orang. Dana yang bersumber dari CSR PD BPR BKK Lasem senilai Rp 10 Juta untuk masing- masing penerima manfaat.

Sedangkan di pengundian hadiah, nasabah yang beruntung mendapatkan hadiah utama mobil Honda Mobilio yakni Soewardi, RT 02 RW 02 desa Kabongan Kidul, kecamatan Rembang Kota. Penyerahan hadiah secara simbolis diberikan oleh Bupati kepada perwakilan PD. BPR BKK Lasem Cabang Rembang Kota, karena yang bersangkutan tidak hadir. (Mcs)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post