ASN Dituntut Kuasai Teknologi Demi Menghemat Anggaran

by
isknews

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, pegawai negeri sipil dituntut untuk mengikuti perubahan dalam hal teknologi . Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diminta bisa mengurangi pemakaian kertas, pengurangan frekuensi rapat dan study banding.

Hal itu diucapkan Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz saat memberikan pengarahan kepada para kepala OPD dan jajaran Korpri di aula lantai 4 kantor Bupati Rembang, Rabu (29/11/2017). Pola tersebut juga telah menjadi keinginan Presiden Joko Widodo.

“Besok itu di tahun 2018 kita harus mengurangi kertas, mengurangi rapat dan mengurangi apa yang namanya studi banding, sudah tidak jamannya. Jika kita bisa bergerak disini, efisiensi anggaran akan sangat besar,” kata Bupati yang juga selaku Pembina KORPRI Rembang.

TRENDING :  Bupati Tegaskan ASN Harus Bijak Gunakan Medsos

Dalam penggunaan kertas folio memang dalam setiap harinya banyak kertas yang terbuang, seperti kertas berkas tak terpakai seusai mendapatkan revisi dari atasan misalnya. Jika semua OPD bisa menghemat penggunaan kertas tentu selain bisa menghemat anggaran Alat Tulis Kantor (ATK) juga mendukung kelestarian ekosistem hutan.

TRENDING :  ASN Kembali 6 Hari Kerja Tahun 2018 Mendatang

KOMENTAR SEDULUR ISK :