Asyik Berduaan di Taman Ganesha, Malah Kepergok Sat Pol PP 

Asyik Berduaan di Taman Ganesha, Malah Kepergok Sat Pol PP 

Kudus, isknews.com – Pembangunan taman yang terus di lakukan, selain bertujuan untuk mempercantik suatu wilayah juga untuk menyediakan ruang terbuka hijau yang tentunya sangat bermanfaat. Biasanya taman banyak di manfaatkan oleh masyarakat untuk sekedar bercengkrama bersama keluarga, teman bahkan untuk berolahraga. Namun apa jadinya jika taman yang semestinya sebagai tempat yang bisa di gunakan hal – hal yang positif di salah gunakan oleh sebagian orang melakukan perbuatan negatif.

Sama halnya seperti taman Ganesha yang terletak di Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Taman yang di bangun guna mempercantik Kabupaten Kudus ini sering kali di gunakan pasangan muda – mudi untuk memadu kasih. Selain tamannya yang memang sepi, taman ini juga tidak memiliki pos jaga atau pos pantau oleh pihak yang memiliki kewenangan atas taman ini, sehingga taman Ganesha sering kali di gunakan untuk melakukan perbuatan negatif, di tambah lagi kondisi taman Ganesha kalau malam hari nampak remang – remang.

BACA JUGA :  TNI, Polri Dan Warga Gotong Royong Bangun Mushola Bagi Warga Relokasi Longsor Menawan

Guna menciptakan Kabupaten Kudus yang kondusif, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kudus terus melakukan pemantau dan monitoring wilayah. Sepeti yang di lakukan Selasa (24/1/17) malam ini, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kudus mendapati pasangan muda – mudi tengah berduaan di taman Ganesha yang kondisinya remang – remang. 

PLT Kepala Dinas Sat Pol PP Kabupaten Kudus Abdul Halil Mengatakan ” kami selalu melakukan kegiatan pemantauan dan monitoring wilayah, minimal dua kali dalam sehari yakni siang dan malam, pada kegiatan malam ini, di dapati pasangan muda – mudi tengah berduaan di taman Ganesha. “Ujarnya.

” Kami berharap, agar semua komponen saling bersinergi untuk menciptakan Kabupaten Kudus yang kondusif dan semakin religius, peran aktif dari aparatur serta masyarakat setempat juga sangat penting, semisal menegur atau melarang jika melihat perbuatan yang tidak senonoh seperti itu, tentunya dengan peran aktif kita semau kejadian seperti itu menimal bisa berkurang. ” Ujarnya.

BACA JUGA :  Banjir di Mejobo Mulai Surut

Halil menambahkan ” Kepada pihak yang mempunyai wewenang atas taman – taman yang ada, selain melakukan perawatan pasca pembangunan juga di imbangi juga dengan penjagaan sehingga hal – hal negatif yang kerap kali di lakukan di taman – taman bisa di antisipasi.

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post