Atasi Kekeringan, Tiga Pintu Air di Kecamatan Sukolilo Dibuka

Atasi Kekeringan, Tiga Pintu Air di Kecamatan Sukolilo Dibuka

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Bantu masyarakat di Kecamatan Sukolilo yang mengalami bencana kekeringan pada musim kemarau tahun ini, pemerintah daerah dan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), membuka pintu air sungai untuk mengaliri lahan persawahan.

“Ada tiga pintu air yang telah kami buka bersama, yakni pintu air 9 di Desa Wegil, lalu pintu air 12 Desa Baleadi, dan terakhir pintu air 15 yang bertempat di Desa Baturejo,” papar Dinas PSDA, AH Suli, selepas melangsungkan koordinasi kepada pihak terkait, Senin (25/09/2017).

Dengan begitu, lanjut dia, lahan pertanian yang dilalui aliran air di desa tersebut dan desa-desa di bawahnya, bisa teraliri dengan baik. Mengingat, masih sulitnya air di Kecamatan Sukolilo, akibatnya minimnya curah hujan pada musim kering.

TRENDING :  Calon Tunggal juga berpotensi terjadi Praktik Money politik

“Pintu air 15 sudah menggelontorkan air dengan kecepatan air mengalir 300 liter per detiknya,” jelasnya.

Kemudian, imbuh Suli, pintu air 12 di Desa Baleadi juga sudah dibuka dengan limpahan 700 liter perdetik. Sedangkan, di Desa Wegil untuk pintu air 9, kecepatan mengalirnya 500 liter per detik.

TRENDING :  Luapan Sungai Sungai Besar Di Kudus : Kaliwungu 100 Ha, Undaan 30 Hektar, Mejobo Masih Aman

“Semoga dengan dibukanya pintu air ini, bisa membantu sektor pertanian di daerah ini,” harapnya.

Sementara itu, Camat Sukolilo, Sugiyono mengamini terkait penggelontoran air di tiga desa tersebut. Sehingga, diharapkan para petani bisa memanfaatkannya dengan sebaik mungkin, dan tidak perlu khawatir lahannya rusak akibat kekeringan, karena pintu air telah dibuka.

TRENDING :  Truk Pasir Terguling

“Semua sudah dibuka, seumpama ada keterlambatan aliran air di sungai, kemungkinannya sungai yang mengalami pendangkalan. Tapi yang pasti tiga pintu air telah dibuka,” pungkasnya. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post