Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 Fokus Cari Atlet U-11 dan U-13

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi mengungkapkan, Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di Kudus merupakan kesempatan terakhir, bagi para talenta muda dari berbagai daerah untuk mendapatkan Super Tiket tahap final Audisi Umum.

Pada Audisi Umum sebelumnya di Purwokerto dan Surabaya, masing-masing meloloskan 16 dan 18 peraih Super Tiket untuk tahap final. “Kami masih mencari bibit pebulutangkis bertalenta untuk terus menjaga tongkat estafet prestasi bulutangkis Indonesia,” ujar Fung.

Melalui Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di Kudus ini, katanya, merupakan peluang terakhir pada tahun ini bagi adik-adik untuk berkompetisi dan meraih kesempatan berlatih serta menjadi pemain bulutangkis PB Djarum.

TRENDING :  Tiga Peringatan Ini Disatukan Dalam Kegiatan Jalan Sehat

Dia menyampaikan, dalam pencarian bibit-bibit pebulutangkis muda dengan potensi terbaik, PB Djarum bakal menerjunkan tim pencari bakat yang merupakan legenda bulutangkis Indonesia. Di antaranya Liem Swie King, Christian Hadinata, Hariyanto Arbi, Antonius Budi Ariantho, Denny Kantono, Ade Chandra, Johan Wahyudi, Ivana Lie, Maria Kristin, Hastomo Arbi, Sigit Budiarto, Kartono, Yuni Kartika, Basri Yusuf dan Engga Setiawan.

TRENDING :  Wabup Ajak Atlet Asah Potensi Jadi Prestasi

Dijelaskannya, Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017, PB DJarum akan fokus pada pencarian atlet putra dan putri, yakni U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun). Hal ini Berbeda dengan audisi umum sebelumnya yang terbagi dalam dua kelompok usia, yakni U1-3 dan U-15.

TRENDING :  Bupati Musthafa Ikut Jadi Peserta KASKUS Kudus Half Marathon Di Kategori 5 KM

Dengan pencarian dan pembinaan atlet-atlet di usia dini yang dimulai di PB Djarum, diharapkan mampu muncul para pebulutangkis dengan kemampuan terbaik dan meraih prestasi maksimal bagi Indonesia di masa mendatang.

“PB Djarum berkomitmen dalam melakukan pembinaan terhadap atlet sejak usia dini. Dengan usia perekrutan yang lebih muda tersebut, kami yakin bisa membentuk karakter dan mengasah para atlet untuk mengeluarkan kemampuan terbaik yang dimilikinya,” ujarnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :