Awas ! Menyalahgunakan SKTM Bakal Kena Sanksi

by
Awas ! Menyalahgunakan SKTM Bakal Kena Sanksi ISKNEWS.COM
Foto: Panitia PPDB SMA Negeri 1 Juwana memasang spanduk bernada mengingatkan di halaman sekolahnya. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Pembagian zona dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018-2019 menjadi sesuatu yang baru bagi para calon siswa dan orang tuanya. Namun ada yang unik dan perlu disikapi dalam pelaksanaan PPDB tersebut, yaitu berkaitan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Banyak calon peserta didik baru yang menggunakan jalur SKTM agar bisa diterima di sekolah favoritnya. Pasalnya dengan melampirkan SKTM, berapapun nilainya dan berada di zona 1 wajib diterima sekolah yang bersangkutan.

Diungkapkan Ketua Musyawarah Kelompok Kepala Sekolah (MKKS) Pati Budi Santosa yang juga Kepala SMAN 1 Pati, SKTM menjadi salah satu surat sakti untuk bisa masuk di SMA negeri. Akibatnya banyak orang yang mencari dan menggunakan SKTM untuk mendaftar sekolah.

TRENDING :  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemdes Beketel Beli Ambulan

Persoalan yang muncul selanjutnya adalah pengecekan dan pengawasan SKTM tersebut apakah sesuai kondisi nyata ataukah tidak.

“Yang langsung diterima sekolah yakni pendaftar dengan SKTM dan masuk di zona 1. Apabila masuk di zona 2 dan luar zona tidak dapat diterima. Peraturan itu diperuntukkan hanya siswa tidak mampu di zona 1 supaya tidak perlu memikirkan transportasi ke sekolah,” terang Budi Santosa.

TRENDING :  Fani Masturina Siswi SMAN 2 Kudus, Satu Dari Sepuluh Siswa Indonesia Terpilih Pada Ajang Asian Science Camp 2015 Di Bangkok Thailand

KOMENTAR SEDULUR ISK :