Ayo Donor, Stok Darah PMI Menipis, Kudus Darurat Darah O dan AB

oleh
Kholid Seif Kepala Dinas Kominfo, saat melakukan donor darah di Kantor Unit Tranfusi darah PMI Cabang Kudus, kemarin (Foto: Yuliadi)

Kudus, isknews.com – Bila kita perhatikan dalam beberapa hari ini banyak warganet yang berteriak meminta bantuan darah melalui berbagai unggahan di media sosial, tak juga sedikit yang meminta bantuan donor warga melalui media ini. Ya ternyata stok darah di Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Cabang Kudus memang kini kondisinya telah menipis terutama untuk golongan O dan AB.

“Persediaan darah O dan AB di tempat kami sekarang ini kini kurang hanya 5 kantong, sehingga ini sangat kurang, sedangkan dalam sehari rata-rata kebutuhan akan darah golongan tersebut mencapai rata-rata hingga 20 kolf atau kantong perhari,” ujar Dwi Astutik seorang aktafer di PMI cabang Kudus, saat ditemui di Kantor PMI Jati Kudus, Rabu (02/02/2018).

Menurut Kepala UTD PMI Cabang Kudus, dr. Arif Adi melalui dokter fungsionalnya Ana Thesia, mengatakan, menipisnya stok darah di PMI Cabang Kudus diduga diakibatkan oleh adanya cuti dan libur panjang Natal dan Tahun Baru 2019.

TRENDING :  Jika Akses Jalan Menuju Perumahan Jepangpakis Di Tutup Warga, Pengembang Ancam Lapor Ke Polda

“Sehingga karena para pendonor rutin, yang biasanya berdonor kini sedang dalam masa liburan dengan keluarga sehingga mereka menunda program donornya,” terang dr Ana.

Masih menurut dr. Anna sejujurnya PMI Cabang Kudus sesungguhnya sangat terbantu dengan program-program donor darah yang dilakukan oleh beberapa perusahaan swasta di Kudus seperti Perusahaan Rokok Djarum, Nojorono atau Sukun.

“Mereka sangat rutin melakukan program tersebut per triwulan pada beberapa unit dan bagian di perusahaan, sehingga secara sirkulasi kebutuhan darah untuk Kudus  kami sangat terbantu,” ujarnya.

Idealnya PMI Cabang Kudus dalam sehari adalah memiliki persediaan darah sebesar 200 Kolf.  “Jadi kalau masih dibawah 10 kolf seperti sekarang ini, itu merupakan kondisi darurat dan harus segera disosialisasikan kepada warga yang bersedia berdonor demi kemanusiaan,” terangnya.

“Biasanya masa kritis stok darah terjadi pada masa-masa bulan Ramadhan dan lebaran, itu merupakan siklus tahunan masa menipisnya persediaan darah di PMI atau apabila terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit tetentu, itu biasanya stok darah kita kurang,” terang Ana.

TRENDING :  Hendak Mandi, Seorang Kakek Hilang Diduga Tenggelam

Sementara itu, khusus persediaan golongan darah AB yang menipis, karena untuk golongan darah tersebut jumlah orang yang memiliki golongan darah ini tergolong sedikit.

“Tapi kami tetap usaha untuk penuhi stok darah termasuk yang AB, sebetulnya beberapa calon pendonor sudah berdatangan, namun ketika diperiksa ternyata belu memenuhi syarat, akibat berbagai hal, habis minum obat lah atau tekanan darahnya tidak memungkinkan diambil darahnya,” katanya.

Upaya yang dilakukan pihaknya untuk memenuhi ketersediaan darah AB, satu di antaranya yakni dengan mendata warga yang bergolongan darah AB, utamanya yang sudah pernah melakukan donor darah.

“Kalau tenggat waktu donornya warga yang memiliki golongan darah AB terpebuhi, maka kami ingatkan untuk melakukan donor lagi lewat pesan singkat,” kata dia.

TRENDING :  Kampanye Kemanusiaan, Serdadu Langsungkan Donor Darah

Selain itu, kami juga memaksimalkan program unit mobil yang ada di PMI,  dimana kami yang akan mengunjungi para komunitas pendonor. Dua kali dalam seminggu rutin dilakukan pelayanan donor darah baik di instansi pemerintah, rumah sakit, atau lainnya.

“Saat akhir pekan, kami buka pelayanan dari pukul 17.00 WIB sampai 21.00 WIB di Pendopo Kudus,” kata dia.

Dari pantauan media ini saat di PMI Kudus, terlihat Kepala Dinas Kominfo Kudus Kholid Seif sedang mendonorkan darahnya bersama beberapa warga yang lain.

“Saya tersentak mendengar Kudus darurat darah O, saya yang kebetulan ber golongan darah O ya langsung meluncur kesini usai mendampingi pak bupati lakukan sidak di Kudus Trade center tadi,  trus saya pamit sebentar kesini, semoga bermafaat bagi mereka yang membutuhkan donor darah saya,” terang Kholid. (YM/YM)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :