Ayo Gabung Gerakan Semarang Tolak Berita Hoax

oleh

Semarang, isknews.com – Dengan Fenomena maraknya informasi berbau fitnah, hasutan maupun berita bohong atau yang biasa disebut “hoax”, di media sosial belakangan ini sangat meresahkan berbagai kalangan. Kota Semarang bersama dengan enam kota lainnya di Indonesia mengampanyekan perlawanan pada berita hoax. Deklarasi akan digelar serentak di tujuh kota pada Minggu (8/1) pagi.

Masyarakat Anti Fitnah Semarang akan menyelenggarakan Deklarasi “Semarang Tolak Berita Hoax” Turn Back Hoax Semarang  bertempat di Car Free Day (CFD) Jalan Pahlawan (depan Kantor Gubernur Jawa Tengah) jam 06.00 s/d 09.00, Minggu (08/01).

Menurut Koordinator Semarang Tolak Berita Hoax, Farid Zamroni acara ini akan digelar serentak di Semarang, Jakarta, Surabaya, Bandung, Wonosobo, Solo dan Yogyakarta. Sejumlah tokoh akan terlibat, di antaranya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Wali kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Wali kota Surabaya Tri Rismaharini.

TRENDING :  Ojek Online Dilarang, Pengojek Pangkalan Bersyukur.

Kegiatan tersebut menurut Farid akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan sejumlah tokoh penting lain di Semarang dan sekitarnya, sudah ada sekitar 35 komunitas yang ikut terlibat langsung pada gerakan ini.

TRENDING :  Program Mudik Gratis Pemprov Ternyata Mampu Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Di antaranya Pemprov Jateng, Pemkot Semarang, Polda Jateng, IGI (Ikatan Guru Indonesia),KNPI Kota Semarang, Kadin Kota Semarang, GP Anshor Jateng, Rembug socmed Semarang, PHRI, komunitas drone, Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia, BEM FPP Undip dan sejumlah komunitas lain.

Harapan Farid dengan kegiatan ini “Masyarakat Semarang bisa mendukung sosialiasi dan kampanye kepada keluarga, tetangga, masyarakat tentang bahaya penyebaran fitnah, hasut dan hoax, dari sisi moral, hukum dan nilai agama, memahami dampak kerusakan dari penyebaran fitnah, hasut dan hoax tersebut serta turut aktif dalam memerangi penyebaran berita hoax yang tersebar di media social dan ikut membantu upaya penegakan hukum pada penyebar fitnah, hasut dan hoax”.

TRENDING :  Ditolak Paguyuban Ojek, Ojek Online Yang Berkembang Pesat di Kota Semarang Ternyata Tidak Berijin.

Acara Gerakan Turn Back Hoax Semarang ini akan ada orasi, tanda tangan dari para pejabat dan wakil komunitas serta dilanjutkan dengan Deklarasi yang di tandai dengan bunyi gong. Adapula tempat foto-foto untuk Lomba selfie atau wefie biar diupload ke media social, tambahnya. (WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :