Badko TPQ Kudus Wisuda Santri Bersama, Hartopo: Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Dalam rangka menguatkan dan mensukseskan program Bupati HM Tamzil, Badan Koordinasi (Badko) Taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Kabupaten Kudus menggelar wisuda bersama tahun 2018 di Pendopo Kabupaten Kudus, Senin (10/12/2018).

Ketua Badko Kudus, Zaenal Fahmi mengatakan bahwa santri TPQ tidak hanya diajarkan soal ilmu-ilmu Al-qur’an, melainkan juga diajarkan ahlak, kepedulian, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia menekankan bahwa penguatan materi non baca tulis kiga diperhatikan, seperti tarikh sejarah islam, hafalan doa-doa pendek praktis setiap hari diajarkan bergantian selain pembelajaran baca tulis Al-Qur’an, “Diharapkan 1 jam bisa efektif semuanya, materi pokok dan tambahan dapat,” ujarnya.

TRENDING :  Stikes Muhammadiyah Gelar Ospek Selama 5 Hari Bagi Mahasiswa Baru

Acara yang digelar setiap tahunnya itu diikuti 270 santri dari perwakilan 9 Kecamatan. “Dibanding tahun kemarin, tahun ini lebih sedikit, karena mengingat tempat juga. Tahun lalu saat di Masjid Agung Kudus bisa muat 360 santri dari 40 santri perwakilan Kecamatan. Sedangkan di Kudus terdapat 425 lembaga TPQ dan untuk guru atau ustadznya ada 5031,” ujarnya.

TRENDING :  Panitia Imlek Kelenteng Hok Tek Bio Bantah Tudingan Cari Untung

Dikatakan Fahmi, bahwa Ia ingin menunjukkan lulusan TPQ itu perlu di apresiasi. “Kita ingin mengkomunikasikan dalam suat majelis, dalam beberapa metode pembelajaran yang ada, seperti metode yanbu’a, qiro’ati dan iqra’,” ujarnya kepada wartawan. “Usia TPQ rata-rata dibawah 12 tahun atau jenjang sekolah dasar (SD) atau madrasah ibtidaiyah (MI),” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kudus, Hartopo mengucapkan selamat dan sukes untuk para wisudawan. Ia mengingatkan tujuan utama belajar di TPQ tidak hanya untuk dapat membaca Al-quran semata, tetapi kita juga harus dapat memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-quran dalam kehidupan sehari-hari.

TRENDING :  Sertijab Danmenwa UMK Periode 2016-2017

“Ilmu yang telah didapat selama belajar di TPQ juga harus diimbangi dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Karena ilmu tanpa agama, buta dan agama tanpa ilmu, lumpuh,” katanya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kudus akan terus memperhatikan dan memfasilitasi semua kegiatan TPQ dan juga akan lebih memperhatikan kesejahteraan para ustadz TPQ agar lebih baik lagi ke depannya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :