Bahasa Caknun, Menghipnotis Ribuan Pengunjung

by
Sinau Kedaulatan

Kudus-Penyampaian dialog Sinau Kedaulatan yang digelar di Stain Kudus, Jum’at malam 15/4 oleh budayawan M.H Ainun Najib (Cak Nun) bersama Grup musik Kyai Kanjeng, mampu menghipnotis ribuan pengunjung. Dari berbagai bahasa semua ditelaah, dirangkai satu persatu kemudian disingkronkan secara logika hingga pada akhirnya semua para pengunjung merasa takjub dan merasa terhibur.

Berkenaan dengan tema yang diusung tentang Kedaulatan yang mengartikan ”Bebas” sehingga dari semua penyajian dialog ini serba Berdaulat. Mulai dari Aransemen lagunya, Qori’ nya, hingga sampai penyampaian dakwahnya. Menurut Caknun Berdaulat itu, bebas berfikir, bebas berpendapat dan bebas berekspresi. ”Karena selama ini bangsa Indonesia belum berdaulat. Pola pikirnya masih dipengaruhi oleh budaya budaya lain. Tidak mempunyai inisiatif sendiri dalam menciptakan sebuah karya baru. Semisal, lagu Qori’, lagunya dari dahulu sampai sekarang nadanya tetap sama, tidak berubah,”Ujarnya.

Tidak hanya sekedar itu saja, penyajian Caknun bersama grup musik Kyai Kanjeng dalam memberikan siraman rohani, tidak seperti konsep pengajian pada umumnya. Catatan pergelaran yang ia bawakan memang berbeda. Karena semua para pengunjung bebas mengekspresikan diri ketika mendengar musik yang dibawakan oleh Grup Musik Kiai Kanjeng.

@Rya

KOMENTAR SEDULUR ISK :