Bahtsul Masa’il di PP Darul Falah Jekulo Kudus Diikuti Santri se Jawa Madura

oleh
Foto: Suasana meriah dan sengit terjadi dalam pelaksanaan Forum Bahtsul Masail ad Diniyah ke 19 tahun 1439 H di Aula Pondok Pesantren Darul Falah Kauman Jekulo Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Forum Bahtsul Masa’il ad Diniyah ke 19 tahun 1439 H belum lama ini digelar di Aula Pondok Pesantren (PP) Darul Falah Kauman Jekulo Kudus, Senin-Selasa, 2-3 April 2018. Sedikitnya 68 delegasi datang dari berbagai ponpes di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Madura.

“Kegiatan ini di lakukan setiap tahun untuk mempererat tali silaturrahim antar pondok pesantren dan mencari solusi tantangan zaman,” kata Farikhul Basyar, Ketua Panitia pelaksana Forum Bahtsul Masail ad Diniyah ke 19, saat ditemui isknews.com, pada Senin (02-04-2018) malam.

TRENDING :  Persiku Rekrut Mantan Striker Madura FC

Dalam rangkaian acara tersebut dibagi menjadi dua jalsah. Jalsah pertama dilaksanakan pada malam hari yang membahas tentang Nikah dengan bantuan telekomunikasi, dan tentang Sa’i Yalal Wathon. Dalam jalsah (sesi) pertama ini di moderator oleh Ust. Muhammad Rofiqi Alfian dengan Tahrir KH. Ahmad Alamul Yaqin, Kyai Syaifuddin, Kyai Ulin Nuha dan Kyai Islahul Umam.

Foto: Para delegasi saat foto bersama usai Bahtsul Masail sesi 2, sebelum pulang. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

“Adapun Mushohih, diantaranya KH. Aniq Muhammadun (Pengasuh Ponpes Manbaul Ulum), KH. Najib Hasan (Ketua LMB pusat), KH. Ahmad Badawi Basyir, KH. Hamdi Asmu’i, KH. muhammad Jazuli, yang ketiganya merupakan pengasuh pondok pesantren Darul Falah,” jelasnya

TRENDING :  Polres Kudus Peroleh Penghargaan Kemenpan-RB

Adapun Jalsah ke dua, lanjut Basyar, dilaksanakan paginya dihari kedua, dengan membahas tentang Endorse, Intisab, Lemari Luqothoh, Korban Meme, dan terakhir menanggap orkes.

Dalam jalsah dua, dimoderatori oleh Rangga Surya Prayoga. Tahrir oleh Kyai Syihabudin, Kyai Islahul Umam, Kyai Hadits, Ustadz Nur Mukhlisin. “Adapun Mushohih diantaranya KH. Ahmad Badawi Basyir, KH. Abdul Jalil, KH. Afifudin Hanafi, KH. Ahmad Hamdani.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan selama dua sesi berjalan dengan lancar dan meriah. Berbagai argumen dari masing-masing delegasi puluhan ponpes itu saling beradu opini dalam memecahkan masalah.

TRENDING :  Perusahaan Ini Bantu Ringankan Warga Hadapi Krisis Air Bersih Di Setrokalangan

Lebih lanjut, Salah satu pesan yang disampaikan pengasuh PP Darul Falah, KH. Ahmad Badawi Basyir adalah santri jangan sampai kalah dengan non santri, pandai pandai menghadapi zaman yang serba modern. “Acara Bahstul Masail tersebut ditutup dengan berziarah bersama semua delegasi ke Dhorih pendiri PP Darul Falah yaitu Syaikuna KH. Ahmad Basyir yang terletak di samping pondok Pesantren.” pungkasnya (AJ/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :