Bangkitkan Sedekah Bumi, Warga Tumpang Krasak Gelar Pawai Arak Gunungan

oleh
Pawai arak gunungan di Desa Tumpang Krasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sabtu (18-08-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Guna membangkitkan kembali tradisi sedekah bumi, warga RT 1 RW 3 Desa Tumpang Krasak mengadakan pawai arak gunungan pada Sabtu (18-08-2018). Dengan mengambil lokasi start di Lapangan Tumpang Krasak, puluhan warga yang terdiri dari anak-anak hingga lansia tersebut berkeliling desa dengan mengarak dua buah gunungan yang berisikan buah-buahan dan sayuran.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 15.00 WIB tersebut, dibuka secara simbolis oleh Kepala Desa Tumpang Krasak, Bambang Gunarjo dengan pelepasan balon ke udara. Kegiatan pawai arak gunungan ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan di desa itu.

TRENDING :  Tuntaskan Masalah Gizi, Puskesmas Ngembal Kulon Sosialisasikan Pos Hanzib
Pelepasan secara simbolis peserta pawai arak gunungan oleh Kepala Desa Tumpang Krasak. Sabtu (18-08-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Joko Supriyono, sebagai ketua RT 1 RW 3 sekaligus Ketua Panita kegiatan tersebut mengungkapkan pawai arak gunungan yang diselenggarakan pada hari ini ditujukan untuk membangkitkan kembali tradisi sedekah bumi di desanya yang telah terkubur puluhan tahun.

“Dahulu sekitar 20 tahun lalu, di Desa Tumpang Krasak pernah ada tradisi sedekah bumi setiap bulan Apit (bulan Dzul Hijjah dalam bahasa -Red). Hanya saja berjalannya waktu, tradisi tersebut tenggelam dan hilang. Kegiatan pawai arak gunungan kali ini dimaksudkan untuk membangkitkan kembali tradisi yang hilang tersebut,” kata Joko saat ditemui isknews.com dalam kegiatan pawai arak gunungan.

TRENDING :  Tiap Hari Kartini, Lina Warga Karangbener Buka Salon Dadakan Sejak SMA

Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan sebagai wujud rasa syukur atas 73 tahun Kemerdekaan RI. Diungkapkannya, pawai arak gunungan ini merupakan bagian rangkaian kegiatan HUT RI yang dilakukan RT 1 RW 3.

TRENDING :  Sedekah Bumi, Warga Pelemgede Lakukan Ritual Selametan di Makam Pendiri

Jika pada beberapa hari sebelumnya telah digelar sejumlah lomba. Pada sore ini, pihaknya melakukan pawai arak gunungan dan akan dilanjutkan pengajian pada malam harinya. Melalui serangkaian kegiatan ini, Joko berharap, persatuan dan kesatuan warganya terus terjaga serta kedepannya kegiatan-kegiatan semacam ini bisa terus dilakukan. (NNC/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :