Bantu Program Pemerintah, PT Semen Gresik Bangun Belasan Bak Air

oleh
PT Semen Gresik
Foto: Peletakan batu pertama pembuatan sarana air bersih. (Rendy/ISKNEWS.COM)

Rembang, ISKNEWS.COM – PT Semen Gresik membuat penampungan air bersih guna menjamin ketersediaan air bagi warga di tiga desa sekitar pabrik. Ketiga desa tersebut meliputi, Desa Kajar dan Desa Timbarangan, Kecamatan Gunem, kemudian yang satu lagi berada diluar wilayah Rembang yaitu Desa Ngampel, Kabupaten Blora.

Pembuatan penampungan air ini disambut antusias oleh warga. Mengingat, tiga desa tersebut termasuk kawasan sulit air bersih. Bahkan, di Dukuh Jati Malang, Desa Kajar, warga harus bergantian mengambil air dari wilayah Geneng.

Direktur Utama PT Semen Gresik, Mukhamad Saifudin mengatakan, keberadaan potensi sumberdaya di sekitar pabrik perlu dimanfaatkan dan diusahakan agar dapat bermanfaat untuk kepentingan masyarakat. Jika tidak ada usaha untuk memanfaatkannya tentu hanya tinggal potensi saja.

TRENDING :  Madrasah Diniyah Harus Terapkan Tiga Kedisiplinan

“Kita perlu manfaatkan, perlu kita usahakan, agar bermanfaat sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Kalau tidak ada usaha untuk memanfaatkannya tentu saja tinggal potensi,” ujarnya.

Saifudin menambahkan, hingga hari ini pihak Semen Gresik berupaya memberikan manfaat. Dengan dibuatnya sumber air, diharapkan dapat dirasakan semua lapisan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan, keberadaan Semen Gresik di Rembang dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat sekitar pabrik. Pemberian bantuan bak air ini, merupakan langkah yang baik untuk membantu program pemerintah dalam hal pengentasan kemiskinan.

“Sejak Nabi Adam katanya tidak pernah ada air di sana, tapi dengan hadirnya Semen Gresik di Rembang, Alhamdulillah sudah ada air di Kajar, ini merupakan salah satu cara untuk kemiskinan agar bisa terentaskan,” tuturnya.

TRENDING :  Dandim Blora Santuni Anak Yatim Piatu

Lebih lanjut Bupati mengatakan, sinergi antara warga dengan Semen Gresik harus dibangun dengan baik. Karena jika tidak dikomunikasikan dengan baik, kedepannya akan timbul hal-hal yang dapat merugikan.

“Kalau ada masalah segera dibicarakan tidak perlu kita saling menyalahkan. Orang ini marah karena ketidaktahuannya, oleh sebab itu komunikasi harus terus dibangun,” ucapnya.

Terkait pembangunan embung di Desa Tegaldowo yang merupakan hasil pembangunan oleh PT Semen Gresik, dan sempat membuat warga kesal dikarenakan telah menelan sedikitnya tiga korban warga setempat.

Bupati berpesan kepada warga Tegaldowo, agar tidak menyalahkan keberadaan embung tersebut. Karena keberadaan embung dapat memberikan manfaat bagi pengairan lahan pertanian sekitar embung.

TRENDING :  PT Semen Gresik Siapkan Rp 12,49 Miliar Bantuan CSR 2018

Sing salah iku ora embunge, wis dikandani ojo mancing ning kono mergone bahaya, tapi kok tetep mancing. Saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa tetapi harus diketahui saja, kita harus bertindak secara profesional jangan selalu menyalahkan,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari PT Semen Gresik, jumlah keseluruhan penampungan yang akan dibuat berjumlah 13 bak. Dengan rincian Desa Kajar 4 bak, kemudian desa Timbrangan 4 bak dan sisanya Desa Ngampel di Kabupaten Blora 5 bak. Diperkirakan, bak penampungan air dapat mengaliri 600 Kepala Keluarga (KK) atau dapat menjangkau kurang lebih 1.800 jiwa di desa-desa tersebut. (RTW/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :