Bantuan Beras Nelayan Tidak Akan Dipangkas

oleh
ISKNEWS.COM
Foto: Wakil Bupati Jepara, Dian kristiandi secara simbolis menyerahkan bantuan beras untuk nelayan di TPI Jambu, Senin (12-3-2018). (Zaki/ISKNEWS.COM)

Jepara, ISKNEWS.COM – Pemkab Jepara memastikan, bantuan beras untuk nelayan disaat musim paceklik tahun depan tidak akan dipangkas. Hal ini, menyusul kekhawatiran sejumlah nelayan, terkait pemangkasan anggaran (rasionalisasi), yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Jepara saat memberikan bantuan beras paceklik tahap kedua, pada Senin (12-3-2018), di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo.

TRENDING :  Kasus Pengalihfungsian Mangrove Mangkrak, Nelayan Akan Adu ke Presiden

Didampingi Asisten II Setda Jepara, Mulyaji, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Budiarto, Camat Mlonggo, Budi Krisnanto, Wabup mengakui, saat ini Pemkab Jepara telah melakukan rasionalisasi sejumlah anggaran, namun hal ini tidak berlaku bagi alokasi bantuan beras untuk nelayan di musim paceklik.

Untuk tahap kedua ini, beras yang disalurkan sejumlah 5,895 Ton, yang berasal dari Dinas Sosial 0,395 Ton, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan 0,5 Ton, dan PT. Sumitomo Corp. 5 Ton. Beras ini, dibagikan kepada sekitar 1.179 nelayan, yang belum mendapatkan bantuan beras di tahap pertama, yang sudah diserahkan pada bulan Februari lalu, di Dukuh Empurancak Desa Karanggondang, Mlonggo.

TRENDING :  66 Persen Bidang Tanah di Jepara Belum Terdaftar

Sementara itu, Forum Nelayan (Fornel) Jepara, Sholikul Hadi berharap, bantuan beras untuk nelayan ini bisa dilaksanakan rutin dan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), ditahun mendatang. “Saya ucapkan terimakasih atas bantuanya, semoga bisa bermanfaat untuk nelayan di Jepara.” katanya. (ZA/RM)

TRENDING :  Toleransi Beroperasinya Kapal Cantrang Hingga Akhir 2017, Nelayan Sebut Bukan Solusi

KOMENTAR SEDULUR ISK :