Bantuan Jaring Gillnet Tidak Cocok Untuk Perairan Utara Jawa

by
isknews

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Pada tanggal 31 Desember 2017 yang lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang telah membagikan alat tangkap yaitu jaring gillnet secara simbolis kepada kelompok nelayan. Namun demikian sebagian besar kelompok nelayan masih merasa keberatan jika disuruh beralih menggunakan alat tangkap gillnet.

TRENDING :  Galian Longsor Dua Penambang Batu Tradisional Tertimbun Tanah

Ketua Asosiasi Nelayan Dampo Awang Rembang, Suyoto mengatakan, dari 125 paket bantuan alat tangkap bantuan dari pemerintah untuk kelompok nelayan yang diberikan secara simbolis di Pelabuhan Rembang pada 31 Desember 2017, hanya nelayan di Kecamatan Sluke yang sudah mulai beralih dari cantrang, dan mencoba alat tangkap ikan baru yang lebih ramah lingkungan.

“Hanya sebagian kecil yang mau beralih mas, itupun di Kecamatan Sluke daerah Jatisari, bukan Rembang kota. Hanya juga belum mendapatkan hasil,”jelasnya.

TRENDING :  Reza dan Intan Terpilih Menjadi Mas dan Mbak Kabupaten Rembang

Ia menambahkan, sebagian besar nelayan beralasan, jaring gillnet tidak cocok digunakan diwilayah perairan pantai utara jawa. Kalaupun bisa, nelayan harus berlayar menggunakan kapal besar dan menangkap ikan hingga ke Laut Arafuru dan Natuna.

TRENDING :  Lomba MAPSI, Bupati Berharap Pemenang Bisa Berprestasi Hingga Tingkat Nasional

KOMENTAR SEDULUR ISK :