Bantuan Untuk Parpol Tak Boleh Untuk Kampanye

by

Kudus, isknews.com – Bantuan untuk partai politik (banpol) dari pemerintah kabupaten (Pemkab) melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk partai politik (parpol) peserta pemilihan umum (Pemilu) 2018, tidak boleh digunakan untuk kampanye. Di Kabupaten Kudus, jumlah parpol peserta pemilu 2018 yang terdaftar di Kantor Kesbangpol Kabupaten Kudus, sebanyak 11 parpol.

TRENDING :  Cegah Terjadinya Konflik Pemkab Gelar Forkomkon Parpol dan Tim Terpadu

Kepala Kesbangpol Kabupaten Kudus, Eko Dwi Jatmiko, yang dihubungi isknews.com, di ruang kerjanya, Kamis (04/01/18), mengatakan hal itu. Menurut dia, sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, setiap parpol peserta pemilu, memperoleh banpol dari Pemkab yang diberikan melalui Kesbangpol Kabupaten. “Tujuan dari diberikannya bantuan itu adalah untuk pembinaan parpol yang bersangkutan, terkait keikut sertaanya dalam Pemilu 2018. Di Kabupaten Kudus, ada sebanyak 11 parpol yang menerima banpol.”

Karena tujuannya untuk pembinaan, lanjutnya, banpol tidak diperbolehkan untuk kampanye, termasuk pengadaan alat peraga. Banpol hanya boleh dipakai untuk keperluan kegiatan interen parpol, antara lain untuk pendidikan politik kader dan administrasi. Oleh sebab itu kepada parpol yang menerima banpol, penggunaannya harus sesuai peruntukkannya. “Karena banpol itu dianggarkan dalam ABPD Pemkab, parpol penerima bantuan harus membuat laporan pertangungjawaban (LPJ) yang ditujukan ke bupati.”

KOMENTAR SEDULUR ISK :