Banyak Kebocoran Pajak, Anggota DPRD Tuban Belajar Ke Pati

oleh
Foto: Anggota Komisi B DPRD Tuban melakukan kunjungan kerja di DPRD Pati, Rabu (04-04-2018). (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Sistem penerimaan pajak yang masih manual di Kabupaten Tuban, mengakibatkan banyak kebocoran dan dibawa kabur investor. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Tuban, Karjo, saat kunjungan kerja ke Kabupaten Pati, Rabu (04-04-2018).

Kedatangan rombongan Komisi B DPRD Tuban yang disambut pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Pati di ruang Banggar sekretariat DPRD Pati tersebut, bertujuan untuk berbagi ilmu tentang pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati.

“Selama ini, di Tuban, banyak kebocoran dalam pengelolaan pajak. Bahkan ada juga yang dibawa kabur investor, karena sistem kami kan masih manual. Kami menilai pengelolaan PAD di Pati cukup baik, jadi kami jadikan sasaran untuk kunker kali ini. Kami akan belajar dari Pati,” ujar Karjo.

TRENDING :  Kapasitas Lapas Kelas II B Pati Melebihi Daya Tampung

Sementara, dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pati, yang diwakili Kepala Bidang Pendapatan, Prapto Suseno, yang ikut menerima kunjungan tersebut memaparkan, jika PAD Pati meningkat dikarenakan pihaknya sering melakukan pemeriksaan pajak.

TRENDING :  Berbagi Empati Anggota Polsek Dukuhseti
Foto: Anggota Komisi B DPRD Tuban melakukan kunjungan kerja di DPRD Pati, Rabu (04-04-2018). (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

“Kami sering melakukan pemeriksaan pajak, jika ada yang jauh di bawah target, akan kami buatkan berita acara untuk pembayaran pajak Kurang Bayar. Dengan demikian PAD kita bisa meningkat,” papar Prapto Suseno.

Ia menambahkan, mulai 27 Desember 2017 lalu, Pemkab Pati telah meluncurkan e.GO (Elektronic Government), yaitu sebuah fasilitas yang memudahkan para wajib pajak untuk membayar pajaknya secara online.

“Kita sudah meluncurkan fasilitas yang kami beri nama e.GO. Sehingga para wajib pajak bisa melakukan pembayaran secara online. Diharapkan dengan sistem ini PAD kita bisa lebih maksimal,” papar Kabid Pendapatan pada BPKAD Pati tersebut.

TRENDING :  Dinas Sosial Fasilitasi Surat Keterangan Pengantar BPJS Sehari Aktif

Usai mendengarkan paparan dari dinas terkait, rombongan Komisi B DPRD Tuban mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru.

“Apa yang didapatkan dari kunker kali ini sangat memotivasi kami. Tentunya dalam waktu dekat akan kami terapkan di Tuban, sehingga nantinya tidak ada lagi kebocoran pajak seperti saat ini.” pungkas Karjo. (IN/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :