Banyak Warga Yang Kecewa Karena Tidak Kebagian Tabung Gas Elpiji

Kudus, isknews.com – Dalam rangka menanggapi keluhan masyarakat guna memenuhi kebutuhan Elpiji yang sulit didapatkan oleh masyarakat Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus bersama PT. Pertamina melaksanakan operasi tabung gas elpiji di Kecamatan Undaan, pelaksanaan operasi tabung gas elpiji Disdagsar Kudus bersama PT Pertamina menyediakan satu unit truk yang berisikan 560 tabung gas ukuran 3 kg ludes dalam sekejap diserbu masyarakat pagi tadi Rabu, (14/9).

Untuk mendapatkan tabung gas berukuran 3 kg dari operasi pasar masing – masing warga mendapatkan kupon yang nantinya kupon dan tabung gas kosong itu ditukarkan ke tabung gas yang baru dan ada isinya dengan harga bergabung Rp 15.500 pertabung, meskipun dalam mekanisme untuk mendapatkan tabung itu satu orang satu tabung dalam operasi yang digelar di Kecamatan Undaan masih banyak warga yang dapat kebagian tabung gas tersebut yang telah disediakan oleh Disdagsar dengan PT Pertamina karena masyarakat yang datang lebih banyak dibandingkan dengan ketersediaan tabung gas yang telah disediakan.

Baca Juga :  Dua Kades Di Kecamatan Undaan Jadi Korban Penipuan

Menurut Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Undaan Rifa’i kepada isknews.com mengatakan operasi gas elpiji yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus dengan PT Pertamina Persero ini merupakan tindakan pemerintah daerah dalam memasok tabung gas elpiji dimasyarakat yang katanya langka atau sulit didapat, sedangkan untuk mekanisme cara mendapatkan tabung gas itu masing – masing masyarakat atau warga itu dapat satu tabung dengan menukarkan kupon dan tabung gas kosong agar ditukarkan dengan tabung gas yang baru dengan harga Rp 15.500 pertabung.

“operasi gas elpiji yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus dengan PT Pertamina Persero ini merupakan tindakan pemerintah daerah dalam memasok tabung gas elpiji dimasyarakat yang katanya langka atau sulit didapat” katanya.

Baca Juga :  "ISK TV NAPAK TILAS PERJALANAN KANJENG SUNAN KUDUS " NYEPEDA BARENG DALAM RANGKA SATU ABAD QUDSIYYAH""

Selama operasi tabung gas berlangsung di Kecamatan Undaan sebelumnya dari Kecamatan telah memberikan kupon yang diberikan kepada kepala desa dengan masing – masing desa mendapatkan 25 kupon yang diterima oleh masyarakat sedangkan di Kecamatan masih menyediakan 160 kupon yang telah disiapkan untuk masyarakat yang datang secara langsung yang belum dapat kupon dari desa, akan tetapi dalam operasi tabung gas ini jumlah masyarakat yang datang lebih banyak dibandingkan dengan persediaan tabung gas dan dampaknya sebagian masyarakat yang datang juga tidak kebagian tabung gas tersebut.

Salah satu warga yang mengantri di operasi tabung gas elpiji Kasmijan kepada isknews.com mengaku bahwa “dengan adanya operasi ini kami sebagai warga Undaan terbantu sekali akan tetapi persediaan tabung kurang banyak sehingga yang tidak dapat tabung gas langsung pulang ke rumah” ungkapnya.

Baca Juga :  Fungsi Hantu Sawah

Rifa’i menambahkan bahwa harapan kedepannya operasi tabung gas ini seharusnya diperhitungkan terlebih dahulu baik dari Disdagsar dan Pertamina berapa jumlah masyarakat yang membutuhkan sehingga dalam hal ini kebutuhan masyarakat mengenai tabung gas elpiji bisa terpenuhi secara pasti.(SM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?