Bea Cukai Kudus Musnahkan 15 Ton Rokok Ilegal

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, Tipe Madya Cukai (KPPBC-TMC) Kudus melakukan penindakan terhadap Barang Kena Cukai (BKC) illegal.

Hal itu dilakukan sebagai penindakan barang-barang yang melanggar ketentuan Kepabeanan dan Cukai. “Dari penindakan tersebut terdapat barang hasil penindakan yang diamankan oleh Bea Cukai Kudus. Pemusnahan dilakukan sebagai tindak lanjut penanganan barang bukti hasil penindakan yang telah ditetapkan sebagai barang milik negara (BMN),” jelas Iman Prayitno, Kepala

TRENDING :  Salah Kaprah Wilayah Dukuh Kencing

Kemudian, Pada Rabu (12/12/2018), Bea Cukai Kudus melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil penindakan.

Barang yang dimusnahkan, lanjut Imam, adalah barang bukti hasil penindakan Bea Cukai Kudus selama periode Desember 2017 sampai dengan Juli 2018, dengan perkiraan berat barang mencapai 15 ton.

Barang-barang tersebut berupa 28 buah alat pemanas, 8 rol kertas CTP (Cigarette Typping Paper), 132 kilogram kertas etiket (bungkus rokok), 37. 724 keping pita cukai diduga palsu, 9. 831 7.79 batang sigaret kretek mesin (SKM) dan 2. 040 batang sigaret kretek tangan (SKT) serta 791 kilogram tembakau Iris.

TRENDING :  Pilkada Kudus 2018, Panwaslu Awasi Kampanye Terselubung di Bulan Ramadan

Kemudian, lanjut Imam, Pemusnahan dilakukan dengan cara menimbun barang hasil penindakan di TPA Tanjungrejo Kudus. Total keseluruhan nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp7.431.353.665 dan dampak rokok ilegal tersebut jika beredar di pasaran menimbulkan potensi tidak terpenuhinya penerimaan negara dari sektor cukai sebesar Rp4.643.678.141 (Nilai Cukai + PPN + Pajak Rokok).

TRENDING :  Verifikasi Informasi Bencana di Medsos, SMSI dan PWI Bentuk Media Crisis Center

Sepanjang tahun 2018 Bea Cukai Kudus telah melakukan 71 penindakan terhadap rokok ilegal. Barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 21.601.044 batang rokok SKM, dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp16.050.919.515 dan potensi kerugian Negara sebesar Rp12.998.774.260. Dibandingkan tahun 2017, penindakan tahun ini mengalami kenaikan 2,05%, dilihat dari jumlah batang rokok yang ditindak. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :