BEGINI KRONOLOGI “SEGER” TERSENGAT ALIRAN LISTRIK

oleh
BEGINI KRONOLOGI “SEGER” TERSENGAT ALIRAN LISTRIK

Kudus, ISKNEWS.COM – Sabtu pagi (30/12/2017), sekitar pukul 10.00 WIB, warga desa Pasuruan kecamatan Kota Kudus, digegerkan dengan adanya seseorang yang meninggal dunia karena tersengat aliran listrik.

Korban yang bernama Supriyanto merupakan warga desa Purwosari RT 02 / RW 07 kecamatan Kota Kudus. Kesehariannya korban merupakan karyawan bagian teknisi listrik, di salah satu perusahaan besar di kota Kudus.

Kronologis kejadian, pada sekitar pukul 09.00 WIB korban dimintai tolong oleh ketua RT untuk memperbaiki lampu penerangan jalan yang mati / rusak. Korban lalu memperbaiki lampu dengan cara naik tiang listrik menggunakan tangga bambu, dan korban juga sempat menggunakan tali tampar yang dililitkan di perut sebagai pengaman, yang dikaitkan di tiang listrik tersebut.

TRENDING :  Merasa "Dibodohi", Dua Desa Lancarkan Aksi ke Pabrik Sepatu

Menurut saksi, bahwa hari sebelumnya pihaknya sebagai ketua RT mendapat pengaduan oleh warga bahwa lampu penerangan jalan di Jl. Ganesha 4 mati. Kemudian saksi meminta tolong kepada korban untuk mengecek dan memperbaiki lampu tersebut. Saat itu setelah dicek oleh korban, diketahui voltase listrik lampu tersebut rendah, karena dimungkinkan kabel telah berkarat / kabel ngeform, serta saksi dimintai oleh korban untuk membeli trafo baru untuk mengganti trafo yang gosong.

Setelah saksi membeli trafo baru, sekitar pukul 09.30 WIB, korban kembali naik ke tiang listrik, untuk bermaksud membersihkan kabel yang telah berkarat tersebut. Saat kejadian, ada dua saksi yang berada di lokasi yang tak jauh dari korban memperbaiki lampu penerangan.

TRENDING :  Perpusda, Jadi Tempat Ngabuburit yang Asyik

Pada pukul 09.40, saksi yang ketika itu tidak jauh dari lokasi, mendengar korban berteriak “Allahu Akbar” sebanyak tiga kali, dan melihat korban kesakitan sambil tangan kanan memegang kabel. Sesaat kemudian saksi melihat korban pingsan dengan posisi badan masih menggantung diatas tiang listrik.

Sekitar pukul 11.30 WIB, dokter Puskesmas kelurahan Purwosari yakni dr. Tektona Graha Sanjaya, bersama asistennya Siti Maslikah tiba di lokasi. 20 menit berselang, korban dapat dievakuasi oleh dua petugas dari PLN Kudus, dengan dibntu oleh petugas Kepolisian dan warga setempat.
Hasil pemeriksaan dokter, pada tubuh korban ditemukan bekas luka bakar ditelapak tangan dan jari kelingking. Hal tersebut dimungkinkan besar karena tersengat arus listrik. Dan pada tubuh korban tidak ditemukan bekas luka penganiayaan.

TRENDING :  Akan Digunakan PBG, Empat Rumah Dinas Guru Terpaksa Dibongkar

Saat ini kejadian masih ditangani Polsek Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. Kesehariannya, korban juga sering dimintai tolong warga sekitar untuk memperbaiki instalasi listrik.

Atas kejadian tersebut, bisa disimpulkan bahwa korban meninggal murni karena tersengat arus listrik dan tidak ada unsur penganiayaan. Serta kekurang hati-hatian korban, sehingga diperkirakan korban memegang kabel yang terkelupas, sehingga menyebabkan tersengat listrik. (Faza)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*