Begini Tanggapan Kades Pasucen atas aksi Demo yang dilakukan warganya.

image

Pati-Isknews.com Lintas Pati
Aksi demo yang dilakukan warga Desa Pasucen Kecamatan Trangkil Pati pada kamis 25/08 kemarin, atas Kepala Desa yang dianggap tidak transparan kepada warga dalam pengelolaan angaran, serta keputusanya melakukan pengakatan Sekdes (Sekertaris desa), ditambah tidak diadakannya acara sedekah bumi, dijelaskan secara langsung oleh Kepala Desa Pasucen kepada Isknews.com Lintas Pati. Senin 29/08

Ikhwan Rosyadi Kepala Desa Pasusen mengatakan aksi tersebut hanya dilakukan oleh seglintir orang yang merasa sakit hati kepadanya, ia juga menghimbau kepada warga masyarakat Desa Pasucen agar tidak mudah terprofokasi. Sementara itu, menanggapi atas tuntutan yang disampaikan warganya Ikhwan mengaku sudah siap,

Baca Juga :  Ulama' Kharismatik Kudus selalu jadi Agenda Rutin silaturrahim saat Lebaran

mengenai keterbukaan angaran silahkan saja dicek kepada bendahara desa, menurut saya sih sudah terbuka karena setiap pekerjaan di desa sudah ada tim perikasa keuangan dari pemerintah ” ujarnya. Lebih lanjut Ikhwan menambahkan, “Dalam satu hari saja saya nebang tebu sampai 4 rit dan istri saya juga jualan dipasar, jadi kalau untuk makan saja suah cukup. Dan selama saya menjabat kepala desa saya tidak pernah sama sekali memegang angaran dari desa.” terangnya

Sementara itu, ketika disingung mengeni keputusanya melakuna pengakatan Sekdes dan ditiadakannya acara sedekah bumi ia mengaku,

Keputusan saya menetapkan PLT sekdes menjadi sekdes  sudah sesui dengan aturan perundang-undangan yang ada, semua  lembaga desa dari mulai Rt,Rw,BPD juga sudah setuju, kemudian syarat tersebut sudah rekomendasi oleh Bupati. Kalau mengenai sedekah bumi bukannya tidak diadakan namun pihak desa baru mencari anggaran, karena warga sucen kesadaran untuk swadaya masih minim” paparnya.

Baca Juga :  Tulus Santosa : Sebelum Ada Proyek Trotoar, LPJU Di Jalan Itu Masih Menyala

Tak hanya itu, Kepala Desa juga mengukapkan terkait aksi demo yang nampak besar karena adanya son yang dibawa keliling oleh pendemo, padahal hany dilakukan oleh seglintir orang saja,

Demo kemarin itu hanya dilakukan oleh beberapa orang saja, yang nampak ramai itu penonton karena sebelumnya ada son yang dibawa pendemo keliling kampung untuk menginformasikan aksi tersebut, ditambah adanya izin demo yang dikeluarkan pihak keamanan yang katanya masa dalam aksi demo sekitar 200 orang lebih, makanya melibatkan keamanan yang besar seperti itu” pungkasnya kepada Isknewa.com Lintas Pati

Baca Juga :  Pembangunan Talut Desa Kasian merugikan hak warga.

Wj

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?