Belasungkawa, Bupati Takziyah Korban Kecelakaan Malam Takbiran Di Puyoh Dawe

oleh
Bupati Kudus saat menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris korban kecelakaan malam takbiran idul fitri 1440 H (foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Kasus kecelakaan lalu-lintas yang merenggut nyawa dua warga Desa Puyoh Kecamatan Dawe Kudus, saat melakukan Takbir keliling di Desanya mendapat perhatian khusus Bupati Kudus HM Tamzil.

Sebagai bentuk rasa empati dan bela sungkawa atas duka yang menimpa warganya, usai pelaksanaan shalat Idul Fitri di Masjid Agung yang di lanjut dengan kegiatan Open House di Pendopo, Bupati Kudus bersama sejumlah stafnya bergegas menuju rumah duka kedua korban meninggal akibat tertabrak mobil truk di Desa Puyoh Kecamatan Dawe Kudus, Rabu (05/06/2019).

Seperti diberitakan di media ini semalam, kecelakaan di malam hari raya Idul fitri itu lantaran mobil truk Isuzu Elf dengan nomor polisi K-1853-EB yang sedang berkonvoi mengikuti takbir keliling saat melintas di jalan tanjakan Dusun Buloh RT 02 RW 08 Desa Puyoh Kecamatan Dawe, truk tidak kuat menanjak dan melorot mundur, bersama gandengannya gerobag pengangkut genset, Selasa (04/06/2019).

TRENDING :  DIVISI I KUDUS : Juara Bertahan Tumbang

Kecelakaan yang merenggut dua nyawa itu menimpa korban yang juga peserta Takbir keliling dengan pawai jalan kaki, kedua korban meninggal akibat tertimpa genset yang ada di gerobag towing.

Melayat menuju pemakaman korban kecelakaan malam takbiran di Desa Puyoh Dawe Kudus (foto: istimewa)

Korban meninggal adalah Siswanto Bin Kusnan (40) warga RT 5 RW 7 Desa Puyoh Dawe Kudus dan Bayu Kaliki Bin Tubari (10) pelajar warga RT 4 RW 8 Puyoh Dawe Kudus.

TRENDING :  Harga Bawang Putih di Pasaran Terus Meroket

Bupati hadir dan melayat keduanya, tak hanya itu dalam kesempatan tersebut bupati juga memberikan santunan kematian kepada ahli waris korban sebesar Rp. 2 500 000 per korban.

“Setelah mendengar kabar bahwa semalam terjadi kecelakaan truk pada saat Takbir Keliling yang menimpa dua warga desa sini, saya bergegas untuk dapat mengikuti pemakaman almarhum Siswanto dan M. Bayu, Kami berdoa semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan bagi keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan, kesabaran, dan ikhlas menghadapi musibah yang berat ini. Kehadiran kami semoga dapat menghibur dan meringankan beban,” ujar Bupati.

TRENDING :  Jadi Irup HUT RI ke-73, Plh Bupati Kudus Samani Sempat Merasa Deg-degan

Tamzil juga mengingatkan pesannya beberapa saat lalu di hadapan awak media, “saya pernah mengimbau agar masyarakat mengumandangkan takbir di mushola atau masjid. Apabila masyarakat menghendaki takbir keliling, alangkah baiknya jalan kaki.,” terangnya.

Namun, tentu kami menghargai jika ada masyarakat yang ingin memakai kendaraan bermotor dengan ketentuan laik jalan dan harus diutamakan keselamatan.

“Semua itu hanyalah bentuk antisipasi, kita sebagai manusia tidak tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang, termasuk ajal. Mudah-mudahan ini semua dapat diambil hikmah dan pelajarannya,” pungkas Bupati Tamzil. (Yuliadi/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :