Belum Akan Ditambah Tenaga Kerja Khusus Perawat Taman

Belum Akan Ditambah Tenaga Kerja Khusus Perawat Taman

      Kudus, isknews.com – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cipkataru) Kabupaten Kudus, belum akan menambah jumlah tenaga kerja khusus perawat taman, terkait dengan dibangunnya taman-taman baru di Kabupaten Kudus. Mengacu pada program Bupati Kudus H Musthofa, “Kudus Kota Di Dalam Taman”, dalam tiga tahun terakhir ini (2014-2016), Kabupaten Kudus giat membangun taman di hampir semua tempat, baik di wilayah kota hingga pelosok desa, jumlah taman itu kini mencapai puluhan, dari yang berukuran besar hingga berukuran kecil.


Kepala Dinas Cipkataru Kabupaten Kudus, Sumiyatun, yang dihubungi isknews.com, di ruang kerjanya, Selasa (27/12), membenarkan hal itu. Menurut dia, terkait dengan jumlah taman yang terus meningkat, memang memerlukan tenaga khusus perawat taman yang jumlahnya memadai. Namun perekrutan tenaga perawat taman belum bisa dilakukan pada TA 2016 ini, dikarenakan hal itu harus melalui peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. “Tenaga perawat taman itu statusnya pekerja out soursing, jadi perekrutannya harus melalui lelang. Kalau mungkin akan kami ajukan pada TA 2017.”
Sekarang ini, ungkapnya lanjut, langkah untuk perawatan taman, akan mengoptimalkan petugas kebersihan yang sudah ada yang jumlahnya sekitar 200 orang. Mereka diminta membantu petugas khusus yang mengurusi taman-taman, dari menyiram dan memangkas tanaman, dan menggganti lampu taman yang mati. Contohnya adalah seperti yang dilakukan dua petugas yang mengenakan merah hitam, di taman depan DPRD. Lampu hias yang disangga tiang besi di tengah-tengah taman yang mati, diganti dengan lampu yang baru, petugas naik dengan menggunakan tangga yang sudah disiapkan, dan usai melakukan penggantian lampu, dilanjutkan dengan merapikan dan menyiram tanaman-tanaman bunga di taman tersebut.


Penataan taman-taman itu, merupakan bagian dari program pengelolaan dan penataan Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cipkataru) Kabupaten Kudus, yang keseluruhan kegiatannya menghabiskan anggaran sebesar Rp 50 juta. Anggaran itu termasuk perekrutan tenaga khusus yang diberi tugas di bidang kebersihan dan pertamanan. Dalam pelaksanaannya di lapangan, petugas itu dibagi tiga lokasi, yakni di kawasan perkotaan, timur dan selatan. Setiap lokasi di bawah pengawasan seorang mandor, sedangkan jumlah petugas mandor itulah yang menentukan.

       “Dari semua pengelolaan dan pemeliharaan taman-taman di Kudus yang jumlah seluruhnya tersebar di 40 lokasi lebih, perawatan yang paling diprioritaskan adalah penyiraman. Untuk urusan itu tidak ada masalah, karena Dinas Cipkataru sudah memilkiki mobil tangki sendiri,” tegas Kepala Dinas Cipkataru Kabupaten Kudus itu. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Lampu Hias Nan Cantik, Hiasi Tiga Taman Di Kudus

Share This Post