Belum Didistribusikan Air Bersih Bantuan Pemerintah Pusat Untuk Warga Ngembal Kulon Kudus

Belum Didistribusikan Air Bersih Bantuan Pemerintah Pusat Untuk Warga Ngembal Kulon Kudus

Kudus, isknews.com – Bangunan sarana dan prasarana (sarpras) air bersih di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, sudah jadi 100 persen dan airnya sudah bisa dialirkan, termasuk jaringan untuk pelayanan ke rumah-rumah warga juga sudah terpasang. Namun hingga kini belum didistribusikan. Alasannya, selain pejabat yang membidangi masih dalam penataan karena baru saja diganti, juga bangunan itu masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak rekanan, juga kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang diserahi mengelola sarpras tersebut, belum terbentuk.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kudus, Sumiyatun, melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Rasiyono, yang dihubungi isknews.com, Rabu (11/1), membenarkan hal itu. Menurut dia, bangunan sarpras air bersih bantuan dari Pemerintah Pusat yang dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2016 itu, masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak rekanan pelaksana proyek tersebut, selama enam bulan. Bangunan sarpras air bersih satu paket terdiri fisik dan non fisik. Untuk fisik berupa menara setinggi 12 meter dengan bak penampung air di bagian atas, sedangkan non fisik berupa genset penggerak generator untuk menaikkan air dari sumur air dalam, berkedalaman 100 meter lebih. “Kondisi sekarang, sarpras air bersih itu sudah siap didistribusikan, namun masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui.”

Dia menjelaskan, tahapan yang dimaksud, diantaranya kepala bidang atau pejabat terkait yang membidangi hal itu, masih dalam penataan dan penyesuaian STOK yang baru, sehingga belum bisa membuat atau membuat surat-surat yang bersifat kedinasan. Termasuk yang terkait dengan bantuan sarpras air bersih untuk Desa Ngembal Kulon, agar bisa dikelola dan diserahkan kepada warga setempat, Kepala Bidang Cipta Karya harus mengeluarkan Nota Penyerahan Aset Daerah (NPAD). “Untuk menerbitkan NPAD itu pun, harus ada kesiapan dari KSM di desa yang menerima bantuan tersebut. Sampai sekarang KSM di Desa Ngembal Kulon itu belum terbentuk.”

Seperti diberitakan di isknews.com, Pemkab Kudus, melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Ciptakaru) Kabupaten Kudus, memberikan bantuan sarpras air bersih pedesaan di Desa Ngembal Kulon, kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tirta Wiguna, RW-04, Ngembal Kulon. Anggarannya dibeayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2016 dengan nilai kontrak sebesar Rp 615.000.000 dan nilai fisik sebesar Rp 559.091.066. bertindak sebagai penyedia pelaksana, CV Mifzal Wiguna, lama pengerjaan 60 hari kalender.(DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
BACA JUGA :  Tower Sarpras Air Bersih Di Ngembal Kulon Kudus Didirikan Di Tempat Penampungan Sampah

Share This Post