Belum Dimulai Pembangunan SD – SMP Dana dari DAK

Belum Dimulai Pembangunan SD – SMP Dana dari DAK

Kudus, isknews.com – Pengadaan proyek bantuan pembangunan/rehabilitasi untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kudus, tahun anggaran (TA) 2017 yang didanai dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga kini belum dimulai. Padahal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam hal ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, sudah melakukan sosialisasi kepada sejumlah SD dan SMP yang akan menerima bantuan proyek tersebut.

Kepala Seksie (Kasie) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdikpora Kabupaten Kudus,M Zubaidi, yang dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (30/05), mengatakan hal itu. Menurut dia, pelaksanan proyek pembangunan/rehabilitasi SD dan SMP yang didanai anggaran DAK, masih belum bisa direalisasi hingga sekarang, karena adanya kebijakan yang di OPD terkait, selaku penanggungjawab pengadaan proyek. “Proyek bantuan yang didanai DAK itu, akan tetap dilaksanakan. Hanya waktunya masih menunggu.”

Sebelumnya, Disdikpora Kabupaten Kudus, telah melakukan sosialisasi kepada sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Kudus yang menerima bantuan pembangunan/rehabilitasi yang dibeayai dari anggaran pemerintah pusat atau DAK. Jumlah sekolah penerima bantuan, ungkapnya lanjut, untuk SD sebanyak 34 unit dengan anggaran keseluruhan sebesar Rp 4 miliar lebiih, sedangkan untuk SMP sebanyak 11 unit, total angaran sebesar Rp 1 miliar lebih.

Diantara SD yang menerima bantuan rehab DAK itu, adalah SD 2 Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. SD terpaksa mengosongkan tiga lokal ruang kelas, karena kondisinya mengkhawatirkan. Tiga lokal itu mengalami rusak parah yang nyaris total pada atap bagian dalam, akibat bencana alam, sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Kios PKL Di Taman Krida Wisata Belum Ada Prasana Air Bersih, Tempat Cuci Piring Dan Saluran Pembuangan Limbah

Share This Post

Post Comment

*