Belum Diperbaiki Atap SD 2 Golantepus Yang Ambruk

Belum Diperbaiki Atap SD 2 Golantepus Yang Ambruk

Kudus, isknews.com – SD 2 Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus yang mengalami kerusakan pada bagian atapnya, hingga kini belum diperbaiki. Kerusakan menimpa dua ruang kelas, yakni Kelas-II dan Kelas-III yang roboh total diduga akibat kayu penyangga utamanya yang sudah lapuk. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam hal ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, sedang berupaya mengajukan anggaran dari Pemerintah Pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), pada tahun anggaran (TA) 2017 ini, untuk perbaikan SD 2 Golantepus itu.

Kepala Disdikpora Kabupaten Kudus, Joko Soesilo, melalui Kapala Seksi (Kasie) Sarana dan Prasarana (Sarpras), M Zubaidi, yang dihubungi isknews.com, Selasa (17/1), membenarkan hal itu. Menurut dia, pihaknya sudah menerima laporan dari kepala SD 2 Golantepus, tentang adanya kerusakan tersebut. Tindak lanjut yang dilakukan adalah mengirim tim ke SD yang bersangkutan, untuk mendapatkan data tingkat kerusakan, selanjutnya akan dijadikan acuan untuk pengajuan anggaran. “Sekarang tim kami sedang membicarakan dan menghitung, tingkat kerusakan SD 2 Golatepus itu.”

Mengenai penganggarannya, ungkapnya lanjut, akan diajukan ke pemerintah pusat, melalui DAK. Namun tidak termasuk dalam 170 SD yang akan direhabitasi pada TA 2017. Hal itu karena kerusakan SD Golantepus kejadiannya insidentil atau darurat. “Kerusakan SD 2 Golantepus diakibatkan oleh bencana alam, jadi pengajuannya terpisah dengan proyek yang sudah direncanakan penganggarannya. Meskipun pelaksanaannya sama-sama menunggu realisasi DAK TA 2017.”

Seperti diberitakan di isknews.com, atap SD 2 Golantepus, Kecamatan Mejobo, ambruk atau roboh total. Musibah yang terjadi pada Senin (19/12/2016), berlangsung pada saat murid sedang libur akhir semester, sehingga tidak ada korban jiwa. Ambruknya atap SD tersebut, diduga kayu atap sudah lapuk atau keropos, ditambah guyuran air hujan sehingga menjadi semakin kayu yang keropos menjadi semakin parah.

Agar kegiatan belajar mengajar (KMB) SD 2 Golantepus bisa tetap berlangsung, pihak Disdikpora telah bekoordinasi dengan sekolah terdekat untuk menampung 88 siswa SD tersebut. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Belanja Hibah Dinas Pertanian Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) Dikurangi Rp 2,342 M

Share This Post