Belum Jelas Peresmian GOR Bung Karno Kudus

 

Kudus, isknews.com – Rehabilitasi Gedung Olah Raga (GOR) Wergu Wetan, di Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, bisa dikatakan sudah selesai 100 persen. Namun untuk peresmian sarana dan prasarana (sarpras) yang diberi nama GOR Bung Karno itu, masih belum belum jelas, karena menunggu perintah dari dari Bupati Kudus H Mustofa.

Kepala Bidang (Kabid) Keolahragaan Disdikpora Kabupaten Kudus, Harjuno, yang dihubungi isknews.com, Selasa (13/12), mengatakan hal itu. Menurut dia, GOR Wergu Wetan Kudus yang rehabilitasinya berlangsung selama tiga tahun dan dibeayai APBD Kabupaten Kudus tiga tahun anggaran (TA), yakni mulai TA 2014, 2015 dan 2016 itu, sudah selesai 100 persen. Namun, meskipun bisa dikatakan tidak ada masalah, termasuk pemberian nama GOR Bung Karno, pihaknya belum atau tidak tahu kapan akan diresmikan penggunaanya. Dia berharap bangunan yang sudah jadi,bisa  secepatnya diresmikan. “Kapan peresmian GOR Wergu Wetan itu akan diresmikan, kami masih menunggu jadwal dari bupati.”

Baca Juga :  HMI DAN KAMMI KOMISARIAT KUDUS TOLAK KARAOKE MAKSIAT DI KOTA SANTRI

Seperti diberitakan di isknews.com, Disdikpora Kabupaten Kudus, dalam hal ini, Bidang Olag Raga, pada tahun anggaran (TA) 2016 ini, menganggaran sekitar Rp 2,6 miliar, untuk rehehabilitasi Gedung Olah Raga (GOR) Wergu Wetan, Kabupaten Kudus. Anggaran itu dialokasikan untuk kelanjutan  rehabilitasi GOR Wergu Wetan yang dilaksanakan dalam tiga TA, mulai TA 2014, TA 2015 dan 2016.

Baca Juga :  Gabungan Mahasiswa Kudus KKS di Semarang, Gelar Makrab di Kawasan Maerokoco

Pada TA 2016 ini, yang merupakan tahap akhir dari pelaksanaan rehabilitasi GOR Wergu Wetan itu, pengerjaannya melanjutkan beberapa bagian dari bangunan yang masih kurang dan belum dikerjakan pada dua TA sebelumnya. Anggaran seluruhnya, untuk rehabilitasi GOR Wergu Wetan itu, untuk selama tiga TA, sebesar Rp 4,98 miliar, yakni Tahun Anggaran (TA) 2014, 2015 dan 2016. itu berarti, beaya sebesar Rp 4,98 miliar, yang sumber dananya dari APBD Kabupaten Kudus, untuk membeayai pembangunan GOR itu, dalam penggunaannya terbagi dalam tiga tahap..

Pada tahap pertama, yakni TA 2014, pengerjaannya difokuskan pada rehablitasi fisik, berupa peninggian atap, dan pembanguan pagar di sebelah utara gedung serta pembenahan bagian dalam. sedangkan pada TA 2015 difokuskan pada pengeramikan semua bagian dalam gedung, yakni permukaan lantai dan tribun, serta pemasangan plafon. (DM)

Baca Juga :  Konsumen Cerdas Sejak Dini

 

 

 

 

 

 

 

.

.

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?