Belum Selesai Patung Bandeng Raksasa Mulai Tuai Kritikan

oleh
Belum Selesai Patung Bandeng Raksasa Mulai Tuai Kritikan
Foto: Pembangunan landmark kota Pati berupa patung Bandeng raksasa di Jalur Lingkar Selatan (JLS), Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo Pati. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Patung Bandeng raksasa yang saat ini masih dalam tahap pembuatan, mulai menuai kritikan. Patung yang terletak di Jalur Lingkar Selatan (JLS), tepatnya di pertigaan JLS Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo itu dinilai hanya pantas sebagai hiasan atau menjadi landmark kota Pati belaka.

Kritikan tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Jamari Ridwan. Ia mengatakan, patung yang dibuat dengan biaya Rp. 3,87 milyar tersebut nantinya hanya akan dilewati para pengguna jalan, mengingat lokasinya berada di jalur cepat.

TRENDING :  Gudang Kapuk Terbakar Kerugian Capai Rp 700 Juta Dan Sejumlah Korban Luka

“Patung itu kan lokasinya di jalur cepat, kalau mau dijadikan tempat wisata alternatif kok menurut saya kurang tepat. Malah sangat berbahaya kalau orang mau berhenti di situ. Kan tidak ada tempat parkirnya. Sepertinya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR-red) belum berencana untuk membuat halaman parkir,” terang politisi dari PDI Perjuangan itu, beberapa waktu lalu.

Ia menilai, pembuatan patung tersebut memang baik jika sebatas menjadi landmark kota Pati. Namun, imbuhnya, sangat tidak cocok dan membahayakan pengunjung jika nantinya dijadikan tempat wisata alternatif.

TRENDING :  Ketua DPRD Kudus Sidak Lokasi Embung Kauman Honggosoco

“Kecuali kalau misalnya pemkab berkenan untuk membeli taman yang ada di sampingnya dan dijadikan lahan parkir. Itu pun masih membahayakan, karena lokasinya berada di jalur cepat,” tegasnya.

Menurutnya, Pemkab Pati seharusnya tidak tangung-tanggung apabila hendak membuat landmark kota Pati. Kalau bisa, sekalian patungnya yang berukuran lebih besar lagi sehingga mampu menarik perhatian banyak orang.

TRENDING :  Jumeno Minta Keadilan, Pagarnya Di Bongkar Paksa Tak Mau Musyawarah

“Kalau tanggung-tanggung, nanti hasilnya tidak maksimal. Kalau sekalian patung bandeng yang besar, itu malah lebih bagus. Lengkapi dengan taman yang menarik dan fasilitasnya dilengkapi, terutama tempat parkir yang aman dan nyaman,” tegasnya.

Patung yang dibangun dengan anggaran dari APBD tersebut direncanakan panjangnya mencapai 26 meter. Sedangkan tingginya adalah 15 meter dari tanah, dengan lebar badan ikan mencapai
6 meter. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :