Beralih ke Alat Tangkap Purse Seine Butuh Rp 3,5 Miliar

by
ISKNEWS.COM
MAHAL : Pemilik kapal harus menyediakan sedikitnya Rp. 3,5 miliar untuk beralih ke jenis Purse Seine. (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Adanya pelarangan penggunaan Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik (Seine Net) termasuk cantrang, yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015, membuat para nelayan harus beralih alat tangkap ikan (API).

Banyak nelayan yang sampai saat ini belum beralih alat tangkap. Alasan mereka, karena terkendala biaya. Padahal, pelaksanaan aturan tersebut sudah berulang kali ditangguhkan. Para nelayan dan pemilik kapal harus menyediakan biaya ekstra besar, jika mengganti dan merobah alat tangkapnya.

Pihak kementerian kelautan dan perikanan (KKP) sendiri telah memberi kelonggaran waktu yang tak terhingga untuk peralihan ini. Walaupun begitu, mereka tetap melakukan pendampingan kepada para nelayan.

TRENDING :  Nelayan Minta Pengurusan Izin Kapal Dibuat Terpadu

Bahkan beberapa waktu lalu, KKP melalui Dirjen Perikanan Tangkap melakukan pemutihan yang dibarengi dengan pendataan dan validasi kapal cantrang. Pendataan dan validasi selama dua hari tersebut, dilakukan di Tempat pelelangan ikan (TPI) Unit 1, di Desa bajomulyo, Kecamatan Juwana. KKP melakukan jemput bola dengan maksud agar peralihan alat tangkap nelayan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

TRENDING :  Polisi Amankan Motor Pelaku Balap Liar

KOMENTAR SEDULUR ISK :