Berapa Denda Jika Telat Buat Akta Kelahiran?

Berapa Denda Jika Telat Buat Akta Kelahiran?

Kudus, isknews.com – Akta kelahiran merupakan salah satu dokumen yang sangat penting dan sering digunakan untuk mengurus berbagai macam hal. Namun bagaimana jika pengurusan akta kelahiran terlambat? Berapa denda yang harus dibayar jika telat mengurus pembuatan akta kelahiran di Kudus? Berikut informasinya…

cymera_20160927_184644

Ditemui di kantornya beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus melalui Kabid Pencatatan Sipil Titit Sri Harjanti menjelaskan, bagi yang telat mengurus pembuatan akta kelahiran akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp 10 ribu. ”Denda itu berlaku flat (tetap), telat seminggu dendanya ya segitu ataupun setahun juga tetap sama Rp 10 ribu,” katanya.

TRENDING :  18 Toko Di Kudus Plaza di Segel

Meskipun denda yang dikenakan relatif murah, dirinya mengimbau kepada seluruh warga Kudus yang baru saja melahirkan agar segera mengurus akta kelahiran. Kalau bisa, lanjutnya, setelah lahir langsung diurus ke kantor Disdukcapil yang berada di kompleks kantor bupati.

Titit menegaskan, dalam pengurusan akta kelahiran tidak dipungut biaya sedikitpun alis gratis. Namun dengan catatan diurus sendiri ke kantor Disdukcapil. Hal itu, kata dia, juga berlaku untuk pengurusan surat kependudukan yang lain. Seperti E-KTP, akta kematian, akta nikah, dan lain sebagainya.

”Mengurus akta kelahiran saat ini lebih mudah dibandingkan dulu. Sekarang mengurus akta kelahiran dapat dilakukan di tempat atau domisili yang dibuktikan dengan KTP. Tidak seperti dulu yang harus mengurus di daerah sesuai tempat kelahiran. Tentunya ini menjadi kesempatan baik dan jangan sampai disia-siakan,” imbuhnya.

TRENDING :  Enam Jabatan Masih Kosong

Khusus untuk Kudus pengurusan akta kelahiran semakin dimudahkan dengan adanya program ”Si Buah Hati Lahir Pulang Bawa Akta Kelahiran” yang bekerja sama dengan seluruh rumah sakit dan rumah bersalin di Kudus.
Disdukcapil Kudus mencatat data sementara hingga Agustus 2016 jumlah warga yang sudah memiliki akta kelahiran mencapai 806.286 penduduk, dari jumlah total 808.008 penduduk. Artinya masih ada 1.722 penduduk yang belum mengurus atau memiliki akta kelahiran.

TRENDING :  ORGANDA KUDUS, " Penurunan Tarif Sebesar 3% Belum Efektif Berlaku "

Rinciannya umur 0-5 tahun 100 persen sudah memiliki akta kelahiran, dengan total 62.199 penduduk. Kemudian umur 0-18 tahun sudah hampir mencapai 100 persen, dari jumlah 229.899 penduduk sudah ada 229.869 yang memiliki akta kelahiran. Sementara 1.692 lainnya yang belum memiliki akta kelahiran masuk kategori semua umur.

”Mengingat pentingnya akta kelahiran ini kami berharap warga mulai menyadari dan mau datang ke kantor Disdukcapil Kudus untuk mengurus. Jangan sampai diwakilkan karena kami tidak ingin ada yang mengatakan pengurusan akta kelahiran dikenakan biaya, padahal sebenarnya gratis tanpa ada pungutan,” jelasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post