Berat Tugas Permadani Kudus Beri Pengajaran Bahasa Jawa Guru SD

Berat Tugas Permadani Kudus Beri Pengajaran Bahasa Jawa Guru SD

Kudus, isknews.com – Berawal dari rasa keprihatinan Bupati Kudus H Musthofa, terkait masih adanya sebagian kalangan guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Kudus yang belum menguasai Bahasa Jawa secara baik dan benar, Permadani Cabang Kudus diminta dan diberi tugas memberikan pengajaran kepada para guru SD tentang Bahasa Jawa, terutama percakapan sehari-hari dengan menggunakan Bahasa Jawa kromo inggil. “Berawal dari permintaan Bupati Kudus H Musthofa itulah, Permadani Kabupaten Kudus mengadakan pawiyatan atau pengajaran Panatacara dan Pamedhar Sabda,” kata Ketua Permadani Kabupaten Kudus, Sulardi, dalam acara Purwa Wiyata Pawiyatan Panatacara dan Pamedhar Sabda (pembawa acara dan ahli pidato Bahasa Jawa) Bregada (angkatan) ke-XVII, Minggu (15/1), di ruang kelas SD 6 Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Hadir, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas), Kasmudi, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kecamatan Dawe, Suwarno, Paranpara (penasehat) dan Dwija (pengajar) Permadani Kabupaten Kudus, diantaranya Soedoro Wicaksono dan KRT Soeyaningrat dan kepala dan guru SD Kecamatan Dawe sebanyak 60 orang peserta pawiyatan.

Menurut Sulardi, tugas yang diberikan oleh Bupati Kudus H Musthofa kepada Permadani Kabupaten Kudus, sangatlah berat. Pasalnya harus memberikan pengajaran tentang Bahasa Jawa, kepada guru SD di seluruh Kabupaten Kudus yang jumlahnya mencapai ribuan. Cara yang bisa ditempuh, adalah merangkul para Kepala UPT Pendidikan Kecamatan, menjadi tuan rumah untuk memfasilitasi tempat dilaksanakannya pawiyatan panatacara dan pemedhar sabda, pesertanya adalah para kepala dan guru SD di wilayah kerja UPT masing-masing. Di dalam pengajaran panatacara dan pamedhar sabda, selain percakapan Bahasa Jawa kromo inggil, juga akan diberikan materi pengajaran tentang unggah-ungguh atau etika pergaulan dalam masyarakat Jawa.

“Purwa Wiyata yang diselenggarakan oleh UPT Pendidikan Kecamatan Dawe ini, adalah bregada ke-17. Sebelumnya, UPT yang sudah mengadakan pawiyatan panatacara dan pamedhar Sabda, adalah UPT Pendidikan Kecamatan Kota dan Kecamatan Jati.”

Kabid Dikdas Disdikpora Kasmudi, yang memabacakan sambutan tertulis Kepala Disdikpora Kabupaten Kudus, Joko Soesilo, antara lain meminta agar para peserta pawiyatan, baik kepala SD maupun guru, meluangkan waktu dan memanfaatkan sebaik-baiknya, pengajaran tentang Bahasa Jawa, sehingga bisa menguasai percakapan Bahasa Jawa secara baik dan benar. “Hasil dari pengajaran di Permadani bisa ditularkan kepada para peserta didik, sebagai pendidikan karakter dengan materi pelajaran Bahasa Jawa.” (DM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post