Berdayakan Ekonomi Desa Melalui Pertanian

oleh
Foto: Bupati Kudus, Musthofa, saat memberikan sambutan dalam kegiatan pelatihan pemberdayaan ekonomi desa. (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Tekad Bupati Kudus, Musthofa, untuk membahagiakan masyarakat Kudus benar-benar nyata. Di enam bulan terakhir masa jabatannya ini, dia mengajak petani lebih berdaya. Yakni dengan menggandeng Qaryah Thayyibah, Salatiga.

Acara pelatihan peserta dan pendamping dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakerperinkop UKM Kudus, selama tiga hari yang dimulai pada Senin (12-02-2018), diikuti 107 orang dengan fokus utama di Kecamatan Dawe dan Undaan.

Mereka berasal dari Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) dan fasilitator pemberdayaan ekonomi desa. Dengan tujuan, terwujudnya pemberdayaan ekonomi desa dengan konsep jamaah produksi, sebagaimana diterapkan di Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah (SPPQT).

TRENDING :  Tingkatkan Potensi Wisata Religi Kudus Untuk Pertumbuhan Ekonomi

Bupati Kudus mengaku, bahagia bisa merealisasikan program Presiden RI dalam mewujudkan nawacita. Salah satunya membangun kekuatan ekonomi dari desa. Apalagi saat ini, Kudus merupakan kabupaten pertama dan satu-satunya yang kerja sama dengan SPPQT.

“Saya hanya ingin desa bisa mandiri, semua masyarakat bisa tersenyum bahagia dengan kesejahteraan yang semakin meningkat,” kata Musthofa dalam sambutannya yang dilanjutkan membuka acara ini.

TRENDING :  Dirjen PSP Kementrian RI Berikan Pengarahan Langsung Kepada Petani

Lebih lanjut Bupati dua periode ini, berpesan pada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya. Karena manfaat yang didapat akan sangat besar bagi perekonomian. Terlebih potensi pertanian di Kudus sangat besar yang tentunya harus dioptimalkan.

“Ini kesempatan berharga dan sangat langka, bisa bersama belajar dari Kang Din (Ahmad Bahruddin -red) dari Qaryah Thayyibah ini,” lanjutnya.

TRENDING :  Antisipasi Gagal Panen, Warga Desa Banjarsari Buat Tanggul

Termasuk dukungan dari camat dan seluruh OPD, diharapkan bisa mengkoordinir hingga implementasinya. Karena tidak ada kata lain, selain demi kepentingan dan kemaslahatan umat.

Menanggapi hal ini, Kang Din menyambut positif kegiatan di Kudus. Menurutnya, ini tindak lanjut positif bagi keberkuasaan ekonomi rakyat khususnya pertanian.

“Bagus sekali gagasan Pak Musthofa ini. Tentu ini bagus untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena mayoritas masyarakat desa di Kudus adalah petani,” kata Kang Din. (MK/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :