Berikan Kuliah Umum, Ganjar Ajak Mahasiswa UMK Rajut Kebhinekaan

oleh
Gubernur jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat memberikan kuliah umum di Universitas Muria Kudus (UMK). (Foto: YM)

Kudus, isknews.com- Usai melakukan penanaman pohon secara massal bersama warga Kudus di kawasan Desa Kandangmas, Dawe Kudus. Agenda selanjutnya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo adalah memberikan kuliah umum kepada mahasiswa UMK (Universitas Muria Kudus) tentang pentingnya kebhinekaan dalam menghadapi tantangan global, Jumat (07/12/2018).

Dihadiri ratusan mahasiswa UMK, bertempat di ruang Auditorium, bersama Bupati Kudus H.M. Tamzil, Wabup H.M. Hartopo dan Rektor UMK Dr. Suparnyo.  Ganjar memberikan kuliah umum bertema ‘Merajut Kebhinekaan Jawa Tengah’, Ganjar menyampaikan bahwa tantangan bangsa di era global saat ini adalah tantangan eksternal.

” Saat ini di negara maju sudah berlomba-lomba dalam teknologi kecerdasan buatan yang mutakhir, sementara kita masih berdebat mengenai perbedaan, saat ini tantangan dari luar sudah maju, sementara kita masih berdebat yang tidak penting,” katanya.

TRENDING :  Gubernur Jateng : Jawa Tengah Supermarket Bencana

Dirinya mengajak mahasiswa untuk merajut kebhinekaan melalui kedewasaan untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu SARA. “Tantangan kita ada disana, tidak ada waktu memperbincangkan suku, ras, agama,” ujarnya.

“Dalam dunia politik, perbedaan merupakan hal yang biasa. Terutama menjelang pilpres 2019, masyarakat ikut berdebat tentang capres-cawapres pilihannya melalui sosial media. Sehingga tak jarang, perdebatan tersebut sampai menggunakan isu-isu negatif hingga menyertakan berita hoax,” terangnya.

Oleh karena itu, Dirinya menghimbau kepada mahasiswa dan masyarakat untuk berdebat secara sportif dengan menunjukkan kelebihan capres-cawapres pilihannya. “Marilah munculkan hal-hal baik dari 2 kandidat dan menilai dengan rasional,” himbaunya.

Pada kesempatan tersebut, Ganjar memberi pertanyaan kepada empat mahasiswa dari berbagai jurusan terkait masalah yang harus diselesaikan di Negeri ini. Jawaban dari para mahasiswa bermacam-macam, mulai dari masalah hoax, korupsi dan pendidikan.  Mengapresiasi jawaban beserta penjelasan dari para mahasiswa, Ganjar memberi hadiah berupa kaos dan buku.

TRENDING :  Diduga Tenggelam Dua Nelayan Dukuhseti Dicari

Tak lupa, Ganjar memberi kuis kepada mahasiswa untuk membuat vlog instagram dengan tema kebhinekaan yang diupload dengan batas waktu 24 jam. Dengan menautkan @ganjar_pranowo, vlog terbaik akan mendapatkan hadiah laptop. “Keputusan pemenang di kami, vlog terbaik dapat satu laptop,” jelasnya.

Sebelum kuliah umum, Ganjar melakukan penanaman pohon khas Kudus di UMK, yakni Jeruk Pamelo, Parijoto dan Duku Sumber. Usai melakukan kuliah umum, Gubernur langsung melanjutkan perjalan menuju Desa Wonosoco untuk melakukan penanaman pohon yang diikuti 2.500 mahasiswa UMK. Selain itu juga ada penandatanganan kerjasama antara UMK, Gubernur dan Pehutani.

TRENDING :  Kecelakaan Kembali Terjadi Yang Libatkan Tiga Unit Kendaraan Di Jalan Raya Juwana-Batangan

Rektor UMK Dr. Suparnyo mengatakan, kuliah umum dilakukan karena mengingat pentingnya memahami kebhinekaan bagi masyarakat, terutama mahasiswa. Dengan kuliah umum tersebut, mahasiswa diharapkan mendapatkan wawasan dari gubernur yang merupakan kepala daerah.

Mahasiswa tentunya harus menjadi salah satu penggeraknya, sehingga memahami sebuah kebhinekaan menajdi penting. ”UMK ada sekitar 10.000 mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah, dengan kuliah umum ini tentu sangat bermanfaat bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Dia menambahkan, ketika UMK dikehendaki masyarakat untuk menjadi perguruan tinggi, pihaknya cukup siap. Tentunya semua persyaratan akan terus dipenuhi sehingga bisa menjadi pergurun tinggi negeri. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :