Berpotensi Timbulkan Konflik, SPN Jepara Tolak Perpres Penggunaan TKA

by
isknews
Foto: DPC SPN Jepara. (Istimewa)

Jepara, ISKNEWS.COM – Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) terus menuai polemik. Pro kontra terus mengemuka dari berbagai kalangan utamanya dari kalangan buruh. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Nasional (SPN) juga melakukan penolakan terhadap keberadaan Perpres tersebut.

Menurut Sekretaris DPC SPN Jepara Achmad Arifin, pihaknya menolak keras keberadaan Perpres itu. Hal tersebut akan menjadikan polemik dan konflik di tenaga kerja di indonesia. “Kita menolak keras keberadaan Perpres itu,” katanya.

Arifin mengatakan, jika yang didatangkan di Jepara pekerja Profesional dan bisa berbahasa Indonesia tak jadi soal. Akan tetapi, jika yang didatangkan para pekerja kasar dan sementara masih banyak tenaga kerja lokal Jepara yang masih sangat membutuhkan pekerjaan.

TRENDING :  Dinas Perdagangan Kudus Rekrut 125 Pekerja Outsoursing

“Ini akan menjadi masalah bagi pemerintah Kabupaten yang memberikan akses masuk TKA tersebut. Di Jepara ini sudah banyak di temukan beberapa TKA illegal yang izin KITAS nya abal-abal,” jelas Arifin.

TRENDING :  Kebisingan Yang Ditimbulkan PT Parkland Dikeluhkan Warga Sekitar

Sementara itu, berdasarkan data di Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara jumlah tenaga kerja asing di Kabupaten Jepara dalam tiga tahun terakhir ini terus meningkat. Pada 2015, jumlah TKA sebanyak kurang dari 200 orang. Lalu pada 2016, jumlah itu bertambah menjadi 205 orang. Lalu pada 2017, jumlah TKA di Jepara sebanyak 215 orang.

TRENDING :  Ratusan Siswa Jepara Ikuti Pentas PAI

KOMENTAR SEDULUR ISK :