Bersama Ayah Bunda Meraih Surga

Bersama Ayah Bunda Meraih Surga

Kudus, isknews.com – Komite PAUD IT dan SDIT Umar Bin Khathab Kudus mengadakan parenting di gedung JHK dengan mendatangkan Trainer dan Penulis Buku Best Seller “Zero to Hero” yaitu Ustad Solikhin Abu Izzudin dari Kebumen, Kamis (11/05).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh guru, tenaga kependidikan, dan orang tua wali mulai dari TPA, KBIT, TKIT, dan SDIT Umar Bin Khathab Kudus yang berada dalam lingkup yayasan AL-Fath.
Tema “Bersama Ayah Bunda Meraih Surga” yang diusung kali ini merupakan wujud nyata sebagai salah satu upaya membantu meningkatkan mutu pendidikan, dengan mencoba menyeimbangkan peran orang tua dan juga pendidik dalam proses pendidikan untuk anak.

Turut hadir pula Bapak Suharto, S.Pd, M.Pd selaku Kepala UPT Kec. Kota, dan beliau menyampaikan beberapa pesan dalam sambutan diantaranya, “Jadikanlah kegiatan seperti ini menjadi program tahunan, sehingga benar-benar aka nada keseimbangan antara orang tua dan lembaga dalam memberikan pendidikan terbaik untuk anak’, ungkapnya.

Untuk menambah kemeriahan acara tersebut sendiri, di luar ruangan berjajar banyak stand. Selain stand buku dari narasumber, tentu saja dari komite yang menampilkan banyak kreasi dari bahan limbah yang di dapat setiap Jumat melalui kegiatan bank sampah. Hasil kreasi yang dipajang cukup lumayan laku dan diminati oleh para tamu, seperti tas, vas bunga, bros, tempat minum, dompet, dll.

Materi inti yang disampaikan oleh trainer dan penulis buku terkenal, Ustad Solikhin Abu Izzudin mampu membuat peserta seminar parenting tercengang dengan gaya penyampaiannya yang tegas, santai, dan lebih banyak menampilkan contoh kisah nyata sebagai keteladanan.

Ada tiga poin penting yang harus dilakukan oleh orang tua untuk meraih jannah atau surganya Allah, yang pertama adalah persamaan yang dimiliki orang tua sebagai bekal. Kedua, partisipasi, dimana tugas ayah adalah membangun visi dan tugas ibu adalah menerjemahkan visi. Contoh kongkrit yang disampaikan beliau yaitu cerita Siti Hajar yang ditinggal Ibrahim mencari nafkah dan ia harus menemani putranya Ismail. Sebagai seorang ibu sudah sepantasnya ia memberikan pemikiran positif tentang ayahnya yang sedang mencari nafkah, sehingga ketika Ibrahim sang ayah pulang, rasa hormat untuk beliau masih tetap bersemayam pada putranya.

Ustad yang akrab disapa Ustad Solikhin juga memberikan banyak kalimat-kalimat motivasi penggugah semangat. Pesan yang paling berkesan dari beliau adalah pentingnya orang tua memberikan sentuhan pada anak agar anak terhindar dari kejahatan seksual diluar karena perubahan jaman yang seperti sekarang. “HP itu alat, tapi jangan sampai diperalat oleh alat sebagai orang tua. Jangan kalahkan anak dengan gudget yang kita miliki,” pungkasnya.(IR)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Pengajian Berperan Bentuk Semangat Remaja Dalam Beribadah

Share This Post

Post Comment

*