Bioskop 3D Wahana Baru Museum Fosil Patiayam

Bioskop 3D Wahana Baru Museum Fosil Patiayam

Kudus, isknews.com – Museum Fosil Patiayam, akan ditambah wahana baru. Wahana tersebut adalah Bioskop 3 Dimensi (3D), yang akan dibangun di area museum yang letaknya di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus itu. Kapasitas Bioskop 3D itu direncanakan sesuai standart, yakni bisa menampung 40 penonton.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Museum, Kabupaten Kudus, Suyanto, yang dihubungi isknews.com, Kamis (02/11/2017), membenarkan hal itu. Menurut dia, mengacu pada hasil kunjungan studi banding ke Museum Purbakala Sangiran, Sragen, keberadaan Bioskop 3D di Museum Fosil Patiayam dinilai penting dan merupakan kebutuhan mutlak. Melalui Bioskop 3D, pengunjung bisa melihat secara visual, tentang yang berkaitan dengan atau asal-usul manusia atau hewan purbakala yang ditemukan di situs purbakala tersebut. “Bioskop 3D di Museum Sangiran, kapasitasnya sekitar 50 penonton. Durasi pemutaran filmnya dua jam, untuk setiap rombongan pengunjung.”

Contoh foto 3D yang ada di Museum Kretek (ISKNEWS.COM-Darmanto)

Kaitannya dengan Bioskop 3D di Museum Patiayam, lanjutnya, pihaknya akan segera mengajukan usul ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, agar pada APBD Kabupaten Kudus TA 2018, Disbudpar menganggarkan pengadaan Bioskop 3D di Museum Fosil Patiayam itu. Dia juga sudah membuat RAB perkiraan Bioskop 3D itu, mulai dari pembangunan fisik gedung sampai peralatan audio visual, sebesar Rp 400 juta. “Gedung Bioskop 3D di Mesuem Fosil Patiayam itu akan dibuat lebih besar Bioskop 3D yang ada di Museum Kretek. Di Museum Fosil Patiayam kapasitasnya 40 penonton, sedangkan di Museum Kretek, hanya 20 penonton.”

TRENDING :  Komunitas Peduli TB-HIV 'Aisyiyah Kudus Gandeng Ormas Tangani TB-HIV

Sementara itu, menurut Siti Asmah, juru pemelihara Musuem Fosil Patiayam, jumlah pengunjung museum yang menyajikan fosil hewan purba hasil temuan di situs Patiayam itu, pada hari-hari biasa atau , mencapai 60 – 100 orang per hari. Namun pada hari libur, pengunjung meningkat sampai mencapai tiga kali lipat, yakni sebanyak 200 – 300 orang per hari. “Pengunjung bisa sebanyak itu, karena hampir semuanya datang dengan mobil pribadi, baik keluarga atau pun rombongan, terdiri 5 – 10 orang. Selain ada juga yang menggunakan kendaraan roda dua, jumlahnya juga tidak sedikit.” (DM)

TRENDING :  Sidang lanjutan Kasus Penganiayaan
KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post