Birul Walidain

Birul Walidain

“Nok, udah di mana?”

“Nok, ini udah malam. Cepat pulang.”

Pernah mendengar kata-kata seperti di atas yang diucapkan bapak ibu lur?

Soal menjaga, tak ada orangtua yang tak cemas ketika putera-puterinya di luar. Padahal, mungkin menurut ukuran anak, tak ada yang perlu dicemaskan. Terkadang, Ketika akhirnya sampai di rumah, pintu sedikit terbuka dan televisi masih menyala. Kotak televisi itu menonton bapak tertidur di atas sofa. Tangan kanan memegang remote TV dan tangan kiri memegang ponsel ke depan dada. Bapak tertidur selagi menunggu anaknya pulang.

Saat putera-puterinya sukses, orangtua adalah yang pertama yang berdiri dan bertepuk tangan. Merekalah yang mengabari sanak saudara, dengan wajah yang berseri-seri ”anakku sekarang sukses.”. Walau kadang hanya bisa membelikan baju koko atau gamis, itu pun setahun sekali. Orangtua akan tersenyum dengan bangga dan mengucakan terima kasih sedalam-dalamnya.

BACA JUGA :  Lomba MTQ Tingkat Pelajar dan Umum Sekecamatan Mejobo

Jika sudah begitu, apakah birul walidain dipandang sebelah mata? Karena pentingnya berbakti kepada kedua orang tua, ada yang membuat perumpamaan bahwa tombo ati yang keenam adalah manut sama ibu dan yang ketujuh adalah doa tulus dari bapak.

Dalam Al-Qur’an, surat Al-Isra’ 23-24 juga telah ditekankan : “…dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. “…dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik saya waktu kecil”.”

BACA JUGA :  Pemangkasan Penghijauan di Jalan Pramuka dan Jalan Hos Cokroaminoto

Sabda pandhita ratu pada ibu bapak, tak akan merugi kelak.

 

memei

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post