Biskuit, Sirup Dan Teh Sumbang Deflasi Tertinggi Mei 2016

oleh

Kudus, isknews.com – Mungkin karena faktor jelang datangnya bulan Ramadhan pada saat itu, sehingga fluktuasi pola permintaan dan suplay mengalami dinamika yang tinggi, Kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau pada Mei 2016 menurut catatan Berita Resmi Statistik Kabupaten Kudus  2 Juni 2016, mengalami inflasi 0,30 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 139,28 pada April 2016 menjadi 139,70 pada Mei 2016. Inflasi dialami oleh seluruh subkelompok yaitu subkelompok makanan jadi 0,03 persen; minuman tak beralkohol 1,56 persen; dan tembakau & minuman beralkohol 0,15  persen.

TRENDING :  Kuatkan Ekonomi Bumi Mina Tani Melalui Program Tepat Sasaran

Secara keseluruhan kelompok ini memberikan sumbangan inflasi Mei sebesar 0,06 persen, penyumbang inflasi terbesar kedua bulan ini. Komoditas penyumbang inflasi adalah kue kering dan gula pasir. Sedangkan komoditas penyumbang deflasi adalah biskuit, sirop, dan teh.

TRENDING :  Suasana Malam Santai, di Car Free Night Kudus

Sementara untuk kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar Kelompok perumahan pada Mei 2016,  menurut Berita Resmi Statistik tersebut mengalami deflasi sebesar 0,04 persen atau  terjadi penurunan indeks dari 118,61 pada April 2016 menjadi 118,56 pada Mei 2016.

TRENDING :  SBSI Kudus Gelar Smeinar Nasional Mengawal Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Buruh/Pekerja

Dari empat subkelompok yang ada, dua diantaranya mengalami deflasi yaitu biaya tempat tinggal sebesar 0,03 persen dan bahan bakar, penerangan, dan air 0,09 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi adalah semen, dan tarif listrik. Secara keseluruhan kelompok ini memberi andil deflasi Mei sebesar 0,01 persen. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :