BKKBN Jateng Sosialisasi Bareng DPR-RI dan Dinas Sosial Pati

oleh
ISKNEWS.COM

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Guna menekan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia BKKBN Provinsi Jawa Tengah Bersama Dinas Sosial Kabupaten Pati dan H.Imam Suroso, SH, S.Sos, MM yang juga menjabat DPR-RI Komisi 9 Bidang Kesehatan menyelenggarakan Sosialisasi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE)-Kreatif BKKBN untuk masyarakat Rabu (1/11) di RM.Sapto Renggo Baru. Mengingat saat ini Negara Indonesia berada di peringkat 4 dunia dengan jumlah penduduk sekitar 260 juta jiwa. Presiden Indonesia Joko Widodo kembali menggalakkan program KB yang saat ini sudah mulai kehilangan Gaungnya dengan harapan, melalui program Keluarga Berencana (KB) di harapkan dapat menjaga laju pertumbuhan penduduk dan dapat mensejahterakan masyarakat negara Indonesia.

ISKNEWS.COM

Kepala Dinas Sosial Drs.Sudarlan mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE)-Kreatif BKKBN, Melalui BKKBN Jawa Tengah dan didukung Dinas Sosial Kabupaten Pati, di tahun 2017 ini Pati telah mencanangkan program kampung KB. “Di tahun 2017 ini tercatat sudah 21 desa yang telah di canangkan dan satu kecamatan satu kampung KB, dengan harapan satu kampung KB yang ada di wilayah kecamatan dapat menarik desa yang lain untuk mengikuti Kampung KB”.

TRENDING :  Kunjungan Ketua DPR RI Di Pondok Pesantren Rahmatullah

Sudarlan juga menjelaskan “Hari ini jumlah penduduk di Negara kita lndonesia tercatat jumlah penduduk telah mencapai di angka 260 juta, maka pemerintah melalui program KB di harapkan dapat menjaga laju pertumbuhan penduduk dan dapat mensejahterakan masyarakat negara Indonesia menuju Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera” pungkasnya.

TRENDING :  Pelaku Penjambretan Terciduk di Widorokandang

ISKNEWS.COM

Sementara itu Sekretaris BKKBN Jateng Drs, Erna Susilowati mengajak seluruh masyarakat untuk sadar akan pentingnya KB, tidak hanya kaum perempuan yang memerlukan KB namun Bapak Bapak juga ikut di dorong untuk mengikuti program KB dengan Cara Metoda Operasi Pria (MOP) atau Vasextomi supaya dapat membantu mensukseskan program KB Nasional.

TRENDING :  Perlu Aturan Baku Tata Kelola Sampah CFD

Erna Susilowati juga menjelaskan tentang Vasextomi (alat bantu sexsual pria) dimana penggunanya tidak akan mengalami perubahan dalam bentuk maupun fungsinya, namun yang di pengaruhi Vasextomi adalah kuwalitas Sperma si pemakai, ungkapnya. (Wik)

KOMENTAR SEDULUR ISK :