BLK Kudus, Gelar Pelatihan Tata Rias Dasar di Desa Tenggeles

oleh
Foto: Pelatihan tata rias pengantin yang dilakukan oleh BLK Kudus, di Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Kamis (12-02-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Siang itu, di rumah salah satu warga Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, terlihat belasan ibu rumah tangga yang tengah antusias mengikuti pelatihan tata kecantikan dasar yang dilakukan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Kudus.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Mobile Training Unit (MTU) yang dilakukan oleh BLK Kudus. Turut hadir pendamping program MTU BLK Kudus, Ihsan Wahyudi dan trainer tata kecantikan rambut, Fitriani. Tema pelatihan hari itu adalah rias pengantin solo putri komplit.

TRENDING :  Jalin Silaturrahim, IKSAB Gelar Reuni & Peringatan Maulid Nabi

Dengan gesit mereka menggoreskan foundation, bedak, eyeshadow, pensil alis ke wajah rekannya, sembari mendengarkan intruksi dari trainer. Meskipun sebagian besar peserta bukanlah orang yang akrab dengan dunia kecantikan dan baru satu minggu belajar tata rias, tetapi ibu-ibu itu terlihat sudah cekatan menggunakan dan mengkombinasikan peralatan make up.

Trainer pelatihan tersebut, Fitriani, menyampaikan jika rias pengantin solo putri merupakan teknis dasar yang harus dimiliki oleh seorang tata rias. Adapun kegiatan hari itu meliputi tata rias dasar, dekoratif, pemasangan sanggul dan paes dahi cemporongan.

TRENDING :  BLK Kudus Buka Pendaftaran Pelatihan Kerja 32 Kejuruan
Foto: Hasil riasan peserta di Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Kamis (12-02-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Disampaikan oleh Fitriani, jika rias pengantin solo merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seorang tata rias kecantikan. Karena teknik yang digunakan terbilang komplit, sehingga peserta dapat dengan mudah mencerna dan mengembangkannya ke teknik tata rias lanjutan.

“Untuk menjadi seorang tata rias profesional dibutuhkan beberapa tahapan. Di BLK Kudus sendiri, ada dua tahap pelatihan tata rias yakni tata rias dasar dan lanjutan,” kata Fitri, Kamis (12-04-2018). Berbekal tata rias dasar ini, Fitriani mengharapkan, agar peserta dapat mengaplikasikan ketrampilan ini dalam kehidupan sehari-hari.

TRENDING :  Panwaskab Kudus Tertibkan Ratusan APK

Berjam-jam waktu telah terlewati, tak terasa para peserta sudah menyelesaikan tugasnya membuat tata rias pengantin solo putri. Setelah menyelesaikan tugasnya, para peserta tak lupa mengabadikan hasil riasannya dengan berswafoto bersama. Wajah-wajah bahagia tergambar jelas dari peserta, dalam penutupan pelatihan sore itu. (NNC/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :