Bocah SD Tewas di Sendang Jibing

oleh
Bocah SD Tewas di Sendang Jibing ISKNEWS.COM
Foto: Personel kepolisian melangsungkan olah TKP, selepas mendapatkan laporan warga. (Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak mungkin peribahasa ini menggambarkan nasib nahas yang menimpa Ahila Rafa Azraid (7) warga Dukuh Karangtandan RT 08/RW 04, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Pati.

Pasalnya korban meninggal dunia karena tenggelam saat mandi di Sendang Jibing turut Dukuh Karangtandan, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Pati, Kamis (12-07-2018) siang.

“Dari hasil pemeriksaan dr Wakhid Abdurohman dari Puskesmas Sukolilo II, tidak ditemukan tanda kekerasan pada jenazah almarhum dan meninggalnya korban diduga karena tenggelam,” tutur Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Sukolilo, Iptu Supriyono.

TRENDING :  Wow, Ruas Jalan Kartini Akan Dibuat City Walk
Bocah SD Tewas di Sendang Jibing ISKNEWS.COM
Foto: Personel kepolisian melangsungkan olah TKP, selepas mendapatkan laporan warga. (Istimewa)

Data yang berhasil dihimpun menyebutkan, awalnya korban bersama ibu dan adiknya akan mandi di Sendang Jibing, karena adiknya ingin buang air besa (BAB) sehingga saat itu ibunya mengantar dan menunggui adiknya yang BAB di sekitar lokasi yang berjarak 5 meter.

TRENDING :  DLH Mengaku Belum Teliti Air Sungai Karangrandu Yang Menghitam

“Jarak antara ibu dan korban sekitar 5 meter dari sendang, tetapi posisi korban saat itu terhalang tanggul sendang, sedangkan korban bermain air di tepi sendang yang airnya paling dalam dan situasi sendang sepi,” ungkap Iptu Supriyono.

Setelah seperempat jam kemudian, ibu korban menuju sendang untuk menjemput korban dan melihat bocah SD tersebut sudah terapung di dalam sendang berair jernih tersebut. Sontak ibu korban berteriak histeris.

TRENDING :  Si Jago Merah Melalap Rumah Warga Growong Lor
Bocah SD Tewas di Sendang Jibing ISKNEWS.COM
Foto: Personel kepolisian melangsungkan olah TKP, selepas mendapatkan laporan warga. (Istimewa)

Warga sekitar yang mendengar teriakan ibu korban pun berdatangan menuju lokasi dan menolong bocah tersebut. Sayangnya saat dibawa ke Puskesmas terdekat nyawa korban sudah tidak dapat diselematkan.

“Kematian korban murni karena kecelakaan dan pihak keluarga pun sudah merelakan kepergian almarhum,” jelas Kapolsek. (AM/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :