Boyolali Jadi Kota Air Bukan Sekedar Angan

by

BOYOLALI – Boyolali dadi kutho air tidak sekedar angan sang bupati Drs Seno Samodra. Dirinya mengaku serius merealisasikan misi satu desa satu embung. Bahkan, tahun ini pihaknya akan membangun tujuh embung.

“Rata-rata biaya untuk satu embungnya itu Rp 30 miliar. Ada juga yang Rp 20 miliar. Nek sing nggragati APBD ya Rp 3 miliar wae,” bebernya saat Serah Terima Jabatan Bupati dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boyolali 2016-2020 di Pendapa Kabupaten Boyolali, Selasa (23/2).

Seno menambahkan, dia hendak mengusulkan peraturan daerah yang memberlakukan syarat setiap pengajuan izin mendirikan bangunan (IMB) harus dilandasi kepemilikan sumur resapan dan penanaman satu pohon. Tujuannya agar Boyolali menjadi kabupaten yang ijo royo-royo.

“Seperti pesan Iwan Fals, mari kita wariskan mata air, bukan air mata,” tegasnya.

Ketahanan pangan yang menjadi nilai plus Boyolali, lanjutnya, mesti terus didorong melalui kebijakan sawah irigasi bebas pajak. Dia berharap, DPRD Kabupaten Boyolali dapat segera memasukkan kebijakan tersebut ke dalam program legislasi daerah (prolegda) pada masa persidangan ketiga mendatang.

KOMENTAR SEDULUR ISK :