Bulan Depan Pertamina Larang Penjualan Bensin Eceran

by

Kudus, isknews.com – Pertamina berencana akan melarang pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium menggunakan jeriken mulai bulan depan. Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi pembelian premium secara eceran, sekaligus sebagai langkah mengalihkan pelanggan dari premium ke pertalite.

Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Kabupaten Kudus Sudiharti melalui Kabid Perdagangan Sofyan Dhuhri mengatakan, pelarangan pembelian premium menggunakan jeriken sudah lama derencanakan Pertamina. Seharusnya, lanjutnya, sudah mulai diterapkan mulai 1 September 2016, namun karena beberapa pertimbangan diputuskan ditunda.

“Iya seharusnya awal bulan ini sudah dilaksanakan. Namun karena pertimbangan teknis dari Pertamina akhirnya diputuskan diundur bulan depan,” terang Sofyan kepada isknews.com, Kamis (1/9).

TRENDING :  Lho...Jika Memasak Jangan Ditinggal Akibatnya 2 Rumah Terbakar

Dia menambahkan, sebelumnya sejak Agustus 2016 sejumlah SPBU di Kudus sudah memasang spanduk sosialisasi pelarangan pembelian premium menggunakan jeriken. Seperti di SPBU Cendono dan SPBU di Jalan Ahmad Yani. “Tapi hari ini sudah dicabut semua, karena diundur,” jelasnya.

TRENDING :  Jebol Tanggul Sebelah Kiri, Beserta Pintu Yang Ke Dua Kalinya

Saat ini pihaknya sudah tidak lagi menerbitkan surat rekomendasi untuk izin penjualan premium eceran. SPBU hanya melayani pembelian menggunakan jeriken untuk BBM jenis solar, pertamax, dan pertalite. “Kami akan melakukan sosialisasi terkait hal ini kepada masyarakat, supaya tidak terkesan dadakan,” imbuhnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :