BUMDes Kembangkan Toserba Untuk Layani Masyarakat

oleh

Pati, isknews.com – Badan usaha Milik Desa (BUMDes) Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu mulai mengembangkan toko serba ada untuk melayani masyarakat sekitar. Nantinya, toko tersebut juga difungsikan untuk menampung hasil olahan pangan masyarakat yang selama ini sudah banyak di lakukan.

Kepala Desa Tlogorego Iriana Dwi Nurani mengatakan, pengembangan BUMDes berupa toserba ini memang sangat penting. Sebab, masyarakat sekitar banyak yang membuat makanan ringan seingga perlu diwadahi. Dengan begitu, warga bisa memasarkan produknya melalui BUMDes tersebut.

“Upaya ini kami lakukan untuk mengembangkan perekonomian masyarakat sekitar. sederhananya seperti ini, kalau masyarakat banyak yang mengembangkan industri rumahan tetapi belum mempunyai pasar yang bagus, maka mereka bisa menaruh produknya di toserba ini,” jelas Iriana, Selasa (29/11/2018).

TRENDING :  Khotib Karsiman Rosyid, Hanya Dengan Iman dan Taqwa Yang Dapat Menjawab Tantangan Zaman

Apalagi, lanjut iriana, untuk BUMDes sendiri, setiap tahunnya mendapatkan alokasi sebanyak Rp Rp 50 juta dari Dana Desa (DD). kalau dana tersebut tidak dikembangkan dengan baik, maka tidak ada manfaatnya bagi warga sekitar.

Dia menambahkan, sebelum dibentuk toserba itu, dana BUMDes awalnya difungsikan untuk simpan pinjam masyarakat yang membutuhkan. Tetapi seiring berjalannya wakktu, justru banyak uang pinjaman yang belum kembali. Sehingga, perlu adanya penanganan serius untuk merubah kebiasaan tersebut.

TRENDING :  Menyusul Aksi Teror Institusi Kepolisian Di Pati Dijaga Ketat

“Kalau hanya bentuk dana pinjaman, itu nanti sifatnya pasif dan sulit untuk berkembang. Apalagi kalau ada peminjam, tetapi tidak dikembalikan. itu nanti kan repot. Sehingga, kami kemudian melakukan musyawarah untuk mencari solusi terbaiknya, yakni membuat toserba,” ceritanya.

Saat ini, kondisi bumdes itu baru diisi dengan peralatan pertokoan, seperti halnya komputer, rak makanan ringan dan perlengkapan lainnya. direncanakan, awal tahun 2019, toserba tersebut sudah dibuka dan siap untuk beroperasi. Sedangkan untuk pengelolanya sendiri, nantinya akan diberikan kepada masyarakat sekitar yang dipercara mempunyai tanggung jawab.

TRENDING :  Tinggi, Minat Pemuda Pati Kerja Di Jepang

“Untuk bangunanya sendiri, kami sudah menyerahkan semuanya kepada pihak pengelola BUMDes. InsyaAllah, awal 2019 nanti sudah bisa difungsikan. Masyarakat yang memperoduksi makanan ringan maupun kerajinan, juga bisa di jual di toserba tersebut,” tandasnya. (wr/ym)

KOMENTAR SEDULUR ISK :