Bupati : Bantuan Alsintan Jangan Sampai Dikomersialkan!

oleh
Bupati : Bantuan Alsintan Jangan Sampai Dikomersialkan!
Foto: Bupati Rembang Abdul Hafidz beserta jajaran saat memberikan bantuan Alsintan secara simbolis kepada sejumlah kelompok tani (Rendy/ISKNEWS.COM)

Rembang, ISKNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Rembang kembali menyerahkan 120 unit bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok petani yang tersebar di 14 Kecamatan. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Rembang H. Abdul Hafidz beserta jajaran di halaman kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Senin (05/06/2018) sore.

Dalam kesempatan itu, Bupati berpesan kepada para kelompok tani, agar bantuan Alsintan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan sampai bantuan tersebut disalahgunakan untuk mengambil pungutan-pungutan demi keuntungan pribadi.

TRENDING :  Kopi Pangkon Merusak Ciri Khas Budaya Lasem

“Kami ketika mau menganggarkan untuk Alsintan, jujur saja masih dibayang-bayangi ada pungutan. Selalu ada, padahal sudah kita sampaikan jangan sekali kali memberi imbalan yang tidak wajar, karna nanti berdampak pada operasional yang sebetulnya alat ini digunakan untuk kelompok, bukan untuk dikomersialkan,” ujar Bupati.

TRENDING :  Peringati Hari Nelayan Nasional, Satu Juta Benih Udang Windu Ditebar

Bupati menambahkan, pemerintah sangat memahami bagaimana sulitnya para petani untuk mendapatkan penghasilan yang dapat memakmurkan kehidupannya. Untuk itu pemerintah hadir mengintervensi dengan memberikan bantuan salah satunya alat pertanian.

Sementara itu dalam laporannya, Kepala Dintanpan, Suratmin menyebutkan luas lahan pertanian di Kabupaten Rembang keseluruhan mencapai 60.000 hektar lebih. Dengan luas lahan tersebut pengadaan bantuan traktor untuk kelompok tani ditarget sebanyak 2564 unit.

TRENDING :  RAT KUD Mina Rahayu Kragan Buktikan Koprasi Sehat

“Dengan luas lahan sawah 29856 hektar dan lahan bukan sawah sebesar 34256 hektar dibutuhkan traktor sebanyak 2564 unit. Sedangkan persediaan traktor saat ini ada 1845 unit sehingga masih ada kekurangan sebanyak 718 unit traktor,” pungkasnya. (RTW/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :