Bupati : Bulog Jangan Main-Main Dengan Rastra!

by
ISKNEWS.COM
Foto: Ilustrasi beras Bulog. (Rendy/ISKNEWS.COM)

Rembang, ISKNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, senantiasa menjaga ketahanan pangan setiap rumah tangga, salah satunya melalui komoditas beras terutama untuk rumah tangga miskin. Dari sisi ketersediaan, pemkab melalui Inpres memberikan jaminan harga dan pasar bagi hasil produksi petani melalui penyerapan atau pengadaan Perusahaan Umum (Perum) Bulog, sehingga petani memiliki semangat untuk terus berproduksi.

TRENDING :  Selama Ramadhan Ini Pesanan Sayur Bayam Dan Kangkung Naik 100% Lebih

Namun demikian di Rembang, Beras Sejahtera (Rastra) yang ada di Bulog diduga tidak terserap dengan baik oleh masyarakat. Terbukti, dari jumlah stok beras rastra yang ada di gudang Bulog masih terbilang cukup banyak. Padahal jika dapat terserap dengan baik, stok beras Bulog akan berkurang sehingga Bulog akan membeli beras dari petani dan kesejahteraan petani padi dapat terjaga.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan, keberadaan beras rastra seharusnya dimanfaatkan dengan baik oleh warga yang tidak mampu. Namun temuan di lapangan ternyata beras yang seharusnya dikonsumsi malah dijual kembali ke Bulog.

TRENDING :  Mulai Tahun Ini, 77.036 Keluarga di Jepara Tidak Lagi Tebus Rastra

“Rastra itu beras untuk rakyat miskin karena kualitas tidak bagus, akhirnya orang tidak mau memasak kemudian dijual ke Bulog lagi dan digantikan dengan uang. Saya bukan mengada-ada, saya berani mempertanggungjawabkan perkataan saya ini,” tegasnya.

TRENDING :  Petani Karangrowo Berharap Pemerintah Supaya Memberi Bantuan Korban Banjir.

KOMENTAR SEDULUR ISK :