Bupati : Bulog Jangan Main-Main Dengan Rastra!

by
Foto: Ilustrasi beras Bulog. (Rendy/ISKNEWS.COM)

Rembang, ISKNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, senantiasa menjaga ketahanan pangan setiap rumah tangga, salah satunya melalui komoditas beras terutama untuk rumah tangga miskin. Dari sisi ketersediaan, pemkab melalui Inpres memberikan jaminan harga dan pasar bagi hasil produksi petani melalui penyerapan atau pengadaan Perusahaan Umum (Perum) Bulog, sehingga petani memiliki semangat untuk terus berproduksi.

TRENDING :  Distanpangan, Bulog Dan TNI Gelar "Rakor Upsus Pajale Dan Sergap"

Namun demikian di Rembang, Beras Sejahtera (Rastra) yang ada di Bulog diduga tidak terserap dengan baik oleh masyarakat. Terbukti, dari jumlah stok beras rastra yang ada di gudang Bulog masih terbilang cukup banyak. Padahal jika dapat terserap dengan baik, stok beras Bulog akan berkurang sehingga Bulog akan membeli beras dari petani dan kesejahteraan petani padi dapat terjaga.

TRENDING :  Festival Pertunjukan Rakyat Serukan Deklarasi Anti Hoax

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan, keberadaan beras rastra seharusnya dimanfaatkan dengan baik oleh warga yang tidak mampu. Namun temuan di lapangan ternyata beras yang seharusnya dikonsumsi malah dijual kembali ke Bulog.

“Rastra itu beras untuk rakyat miskin karena kualitas tidak bagus, akhirnya orang tidak mau memasak kemudian dijual ke Bulog lagi dan digantikan dengan uang. Saya bukan mengada-ada, saya berani mempertanggungjawabkan perkataan saya ini,” tegasnya.

TRENDING :  Pengelolaan Sampah di Rembang Akan Gunakan Mekanisme R3
KOMENTAR SEDULUR ISK :